Pokdarwis Bojongsari Dan Relawan Turun Bersama Bersihkan Gulma Situ Tujuh Muara

- Reporter

Senin, 23 Agustus 2021 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Kelurahan Bojongsari bersama Juru Situ BWSCC, para Pokja yg ada di situ tujuh muara, ACT Tangsel, dan MRI, serta Komunitas Dayung membersihkan gulma (Pistia stratiotes) yang lebih dikenal dengan Apu-apu, kapu-kapu, atau kayu apung di Situ Tujuh Muara, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Minggu.

Pokdarwis beserta pengurus mengajak masyarakat luas untuk berpartisipasi secara sukarela bergotong royong ikut membersihkan Situ Tujuh Muara Bojongsari dari tanaman gulma Pistia stratiotes melalui kegiatan bertema Membangun Kampung Bersama Orang Sekampung.

Apu apu selama ini hampir menutup 2 Ha permukaan Situ di sebelah selatan khususnya wilyah Pokja 8,9 dan 12 kata M Nasar Ketua Pokdarwis Kelurahan Bojongsari.

Menurutnya persoalan Apu apu dan pelestrian Situ Tujuh Muara harus menjadi perhatian para pihak baik pemerintah daerah, Provinsi dan Pusat serta masyarakat luas untuk membersihkan gulma tersebut, sehingga pihaknya bersama relawan mengajak masyarakat untuk membersihkan Situ Tujuh Mura dari gulma Pistia stratiotes atau apu-apu.

“Pembersihan ini kami lakukan dengan cara manual yakni mengambil gulma itu langsung dengan tangan dan alalat manual yang kami buat, menggunakan galah dg ujung besi dan sebagainya, agar permukaan Situ tidak lagi tertutup apu-apu” katanya.

Dengan peralatan manual dan melibatkan masyarakat serta relawan paling tidak dapat mengurangi gulma tersebut, lanjut dia.

Sebenarnya upaya pembersihan situ tujuh muara dari apu apu juga sudah dilakukan pada tahun 2018 dan 2019, namun apu-au muncul kembali terbawa angin dar wilayah Sawangan karena masif dan cepatnya pertumbuhan gulma tersebut di permukaan situ tujuh muara.

“Sementara itu kordinator ACT Lukman Solihin mengatakan ini salah satu mungkin bisa disebut bencana alam karena ditimbulkan dari alam cuma untuk segi bencana bisa mengganngu ekosistem dan utuk kerapihan tatanan sebuah daerah juga ini perlu pembersihan Alhamdullih kami ACT bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Komunitas Dayung merasa peduli untuk ketertiban kebersihan situ Tujuh Muara Bojongsari serta keamanan wilayah ini karena bisa jadi orang mengiranga ini rumput, ketika ditanya kedepannya akankah terus ikut membersihkan kegiatan yang diadakan pokdarwis Lukman mengatakan insyallah setiap kita ga ada bentrok acara kita akan ikut serta kalopun bentrok kita upayakan akan mengerahkan sebagian personil dalam kegiatan ini, karena ini harus tuntas, karena kalopun ini tidak tuntas akan cepet tumbuh lagi, seperti halnya yang di samapikan ketua Pokdarwis, Lukman juga menambahkan berharap pemerintah terkait bisa meninjau langsung dan membantu menurunkan alat berat insyallah dengan pemerintah membersihkan, kemudaian Masyarakat merawatnya.

Sementara itu di tempat yang sama Lurah Kelurahan Bojongsari, Ilham mengucapkan terimakasih kepada seluruh Masyarakat sekitar setu dan para relawan yang telah Melaksanakan kegiatan kerjabakti semoga menjadi perhatian dinas terkait dalam hal ini pemerintah daerah, provinsi maupun pusat.

Kegiatan bebersih gulma rencananya akan dilaksanakan beberapa pekan ledeapn dengan mengandalkan anggaran swadaya masyarakat dan beberapa donatur di sekitar setu tujuh muara.

Berita Terkait

Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla, Langit Depok Masih Cerah
Merawat Harapan dan Senyum Anak-Anak Manggarai di Tengah Masa Pemulihan
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026
Nekat Bakar Sampah di Pinggir Kali, Pelaku Terciduk Tim Maung ASRI
Kemiri Muka Masuk 6 Besar Depok, Realisasi PBB-P2 Capai 99,82%
Jangan Lewatkan! 264 Peserta Siap Unjuk Gigi di Depok Padel Cup 2026
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Babat Bangunan Liar di Tugu, Satpol PP Depok Pulihkan Fungsi Drainase

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla, Langit Depok Masih Cerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Nekat Bakar Sampah di Pinggir Kali, Pelaku Terciduk Tim Maung ASRI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Kemiri Muka Masuk 6 Besar Depok, Realisasi PBB-P2 Capai 99,82%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Babat Bangunan Liar di Tugu, Satpol PP Depok Pulihkan Fungsi Drainase

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Serua Peduli: Sedekah Telur, Cegah Stunting!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Dinkes Depok Gercep Usut Kasus Susu MBG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Ngedeprok Lebih Asik, Wajah Baru Depok Open Space 3 Resmi Dibuka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Bagi-Bagi 85 Teko, Trik Kelurahan Serua Bikin RT-RW Makin Guyub!

Berita Terbaru

Kondisi Kota Depok yang belum terpapar asap Karhutla Kalimantan pada Minggu (18/10/2026). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla, Langit Depok Masih Cerah

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:19 WIB

Aksi Tim Maung ASRI saat menindak kegiatan pembakaran sampah liar di area tepi Kali Sugutamu, kawasan Perumahan Taman Cipayung, Jalan Proklamasi, Abadijaya, Sukmajaya, Jumat (16/10/26). (Foto: Dok. Tim Maung ASRI)

Berita Depok

Nekat Bakar Sampah di Pinggir Kali, Pelaku Terciduk Tim Maung ASRI

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:30 WIB

Lurah Kemiri Muka, Bahrul Ulum (kedua dari kanan). (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Kemiri Muka Masuk 6 Besar Depok, Realisasi PBB-P2 Capai 99,82%

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:27 WIB