Belakangan ini banyak sekali perdebatan mengenai pemakaian disinfektan pada bilik disinfeksi.

- Reporter

Rabu, 1 April 2020 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok – Belakangan ini banyak sekali perdebatan mengenai pemakaian disinfektan pada bilik disinfeksi.

Kenapa sih ada pihak yang bikin bilik disinfeksi? Beberapa universitas, LSM, lembaga pemerintahan (termasuk istana negara) dan bahkan perorangan.
Karena ini adalah salah satu usaha mereka untuk mencoba mengurangi potensi penularan virus covid19 yang sedang mewabah ini.

Berita • Kesehatan

Bilik Sterilisasi, Perspektif Relawan Medis

 

Oleh  dr. Herlina Septiarti

 

Edisi.co.id – Belakangan ini banyak sekali perdebatan mengenai pemakaian disinfektan pada bilik disinfeksi.

Kenapa sih ada pihak yang bikin bilik disinfeksi? Beberapa universitas, LSM, lembaga pemerintahan (termasuk istana negara) dan bahkan perorangan.
Karena ini adalah salah satu usaha mereka untuk mencoba mengurangi potensi penularan virus covid19 yang sedang mewabah ini.

Cara terbaik untuk mencegah penularan tentunya dengan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, juga tidak menyentuh area wajah. Tapi seberapa banyak sih orang yang bisa melakukan itu 100%? Mungkin kita bisa punya akses ke sabun dan air mengalir tapi tidak menyentuh wajah? Sulit.

Berbagai pihak termasuk pemerintah juga sudah berusaha dengan melakukan penyemprotan desinfektan di bangunan dan jalanan. Tapi tidak berapa lama mikroorganisme memang akan muncul lagi.

Bilik sterilisasi ini diletakkan di tempat-tempat yang ramai orang lewat, di pintu masuk bangunan yang banyak orang datang. Bukan di depan rumah pribadi.

Cara terbaik untuk menyingkirkan kuman di pakaian adalah dengan mengganti pakaiannya. Tapi kalau kita ada di tempat umum kan sulit.

Mencuci tangan juga sayangnya tidak bisa di semua tempat. Dan hand sanitizer juga sudah terbatas kan?

Pilihan bahan disinfektan ada banyak. Maka pilihlah yang paling aman dan efektif. Saat ini banyak bilik disinfeksi mengunakan alkohol. Karena walaupun mahal masih bisa didapatkan dan masih jauh lebih mudah didapat dibanding alternatif yang lain. Saya dengar komunitas alumni ITB sdh memproduksi bahan alternatif , bahannya; asam asetat, minyak cengkeh,minyak zaitun , dan aquadest yang bukan disinfektan tapi antiseptik.
Lantas tunggu apalagi?

Sekali lagi, bilik disinfeksi hanyalah salah satu usaha yang dilakukan untuk menambah berbagai usaha lainnya.

Semua orang, dgn caranya sendiri, sedang berusaha untuk mengurangi atau bahkan mencegah penyebaran covid 19, yang berpotensi dan mengancam jiwa siapapun di muka bumi ini dengan caranya masing-masing. Sepatutnya itu dihargai, tanpa menakut nakuti sehingga orang akhirnya tidak melakukan apa-apa. Nah, apakah mereka yang asyik berdebat, dan mengatakan tidak boleh ada bilik sterilisasi, mau bertanggung jawab terhadap meningkatnya risiko jiwa melayang?

dr. Herlina Septiarti

Relawan dan Ibu yg ingin melindungi tiga anak yang terancam penyebaran, Covid- 19, yang belum terbendung*

Berita Terkait

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 
Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)
Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat
787 Usulan RTLH 2026 Diverifikasi, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Depok Pastikan Tepat Sasaran
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren
SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB