Atasi Penyempitan Area Manuver TPA Cipayung, DLHK Depok Tambah Alat Berat

- Reporter

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret proses pengerukan sampah di TPA Cipayung. (Sumber: Dokumentasi Narasumber)

Potret proses pengerukan sampah di TPA Cipayung. (Sumber: Dokumentasi Narasumber)

SIARANDEPOK.COM — Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bergerak cepat menangani masalah penyempitan area manuver di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Penanganan tersebut dilakukan usai adanya keluhan dan informasi mengenai kondisi medan di lokasi pembuangan sampah milik Pemkot Depok itu.

Dilansir dari portal resmi Pemerintah Kota Depok, Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengonfirmasi bahwa kendala di area manuver TPA Cipayung saat ini tengah ditanggulangi oleh jajarannya. Meski proses penataan masih terus berjalan dan belum sepenuhnya maksimal, langkah-langkah darurat sudah langsung diterapkan di lapangan.

Reni menjelaskan, persoalan utama yang memicu penyempitan area dan insiden longsor di lokasi tersebut tidak lepas dari kapasitas TPA Cipayung yang sudah melebihi batas (overload). Kondisi penampungan sampah yang penuh ini kemudian diperparah oleh keterbatasan jumlah alat berat yang beroperasi sebelumnya.

Guna mempercepat proses penataan dan pengerukan, DLHK Kota Depok menambah sejumlah armada alat berat di lokasi. Bantuan armada anyar tersebut mencakup satu unit buldoser serta empat unit ekskavator untuk menunjang kelancaran operasional di area manuver TPA Cipayung.

Di samping pengerahan armada tambahan, Reni mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menekan volume sampah harian dari tingkat rumah tangga. Warga diminta memilah sampah organik agar dapat diangkut armada khusus untuk diolah menjadi kompos atau pakan maggot, sementara sampah anorganik disalurkan ke bank sampah setempat.

Langkah pemilahan dari sumbernya diharapkan mampu memangkas volume muatan yang dikirim ke TPA Cipayung sehingga hanya menyisakan sampah residu. Dengan berkurangnya beban sampah masuk, usia pakai TPA Cipayung dapat diperpanjang sekaligus menekan risiko hambatan operasional di masa mendatang.

Berita Terkait

Peringati Hari Batik Nasional, 26 Motif Batik Khas Kota Depok Resmi Kantongi HAKI
Memasuki Musim Hujan, PMI Kota Depok Hentikan Penyaluran Air Bersih Gratis
Cegah Tren “ASN Gaib”, BKPSDM Kota Depok Gelar Inspeksi Mendadak
Resmi Dilantik, Mangguluang Mansur Jabat Komisaris Utama PT Tirta Asasta
Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida
Layanan Adminduk Depok Bertransformasi Jadi Silondo Maju, Pengurusan Dokumen Makin Mudah dan Aman
Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama
Pemkot Depok Usulkan Perubahan Status Delapan Jalan Nasional Demi Akselerasi Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Peringati Hari Batik Nasional, 26 Motif Batik Khas Kota Depok Resmi Kantongi HAKI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Memasuki Musim Hujan, PMI Kota Depok Hentikan Penyaluran Air Bersih Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Atasi Penyempitan Area Manuver TPA Cipayung, DLHK Depok Tambah Alat Berat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Cegah Tren “ASN Gaib”, BKPSDM Kota Depok Gelar Inspeksi Mendadak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Resmi Dilantik, Mangguluang Mansur Jabat Komisaris Utama PT Tirta Asasta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Layanan Adminduk Depok Bertransformasi Jadi Silondo Maju, Pengurusan Dokumen Makin Mudah dan Aman

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Rambu Rawan Laka di Jalan Raya Bogor Ditata Ulang, Pelajar Jadi Perhatian Utama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Pemkot Depok Usulkan Perubahan Status Delapan Jalan Nasional Demi Akselerasi Pembangunan

Berita Terbaru