
SIARANDEPOK.COM – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok terus mengedukasi warga untuk memaksimalkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri. Mengutip laporan portal berita resmi Pemerintah Kota Depok, komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digelar di Panti Asuhan Wisma Karya Bakti, Yayasan Pahlawan Nasional Oto Iskandar Dinata.
Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, mengungkapkan bahwa pengoptimalan pekarangan merupakan strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis urban farming. Menurutnya, pekarangan yang terkelola dengan baik tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan komunitas, tetapi juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi jika dikembangkan secara produktif.
Di lokasi panti asuhan tersebut, lahan seluas 3,2 hektare telah difungsikan untuk kegiatan pertanian dan perikanan yang menyokong kebutuhan pangan bagi sekitar 120 santri. Dadan menilai skema penataan lahan ini sangat layak menjadi percontohan bagi masyarakat sekitar agar tidak ada lagi lahan tidur di lingkungan pemukiman.
Kegiatan pelatihan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran DKP3, pengasuh panti, hingga pengurus Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Materi yang dibagikan mencakup teknik budidaya anggur bonsai, melon hidroponik, hingga pembuatan pupuk organik. Para peserta juga berkesempatan meninjau area hidroponik dan mempelajari potensi pasar tanaman cincau dari Kelompok Tani Hijau Daun.
Dadan menambahkan, program P2L ini sejalan dengan spirit “Ngider” yang digagas Istri Wali Kota Depok sekaligus Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah). Melalui sinergi ini, DKP3 siap memberikan pendampingan teknis saat ditemukan potensi wilayah demi mendorong kemandirian pangan dan ekonomi warga.
Sebagai langkah nyata usai pelatihan, DKP3 Kota Depok membagikan bantuan benih tanaman kepada seluruh peserta. Bantuan ini diharapkan dapat langsung dipraktikkan dan dikembangkan di lahan pekarangan wilayah masing-masing.















