
SIARANDEPOK.COM — Sebanyak 156 ribu rumah tangga di Kota Depok dijadwalkan segera menerima pasokan aliran gas bumi secara langsung. Dilansir dari Jurnal Depok, kepastian ini diperoleh setelah usulan Pemerintah Kota Depok resmi disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasinya atas persetujuan dari Kementerian ESDM tersebut. Jalur distribusi jaringan gas bumi ini nantinya disalurkan untuk masyarakat yang tersebar di empat wilayah kecamatan, yaitu Sukmajaya, Cimanggis, Tapos, dan Cilodong.
Program pemasangan jaringan gas rumah tangga ini ditargetkan terus berlanjut secara bertahap hingga tahun 2028. Pemerintah Kota Depok juga membuka peluang perluasan jangkauan distribusi ke wilayah kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Proses tahapan proyek rencananya mulai digulirkan pada November mendatang yang diawali dengan pelaksanaan lelang. Supian berharap seluruh proses pembangunan infrastruktur ini berjalan lancar sehingga jaringan gas dapat segera diakses publik secara optimal.
Inisiatif pengaliran gas bumi ini diharapkan mampu menekan pengeluaran belanja harian masyarakat berkat tarif yang lebih terjangkau. Selain lebih hemat biaya, warga juga makin dimudahkan karena tidak perlu lagi bolak-balik membeli tabung gas ke warung.
Sementara itu, perwakilan Kementerian ESDM, Agung, memastikan seluruh proses perencanaan hingga pengerjaan proyek akan melibatkan warga lokal Depok. Ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya pemasangan awal jaringan gas bumi bagi masyarakat ini tidak dipungut biaya alias gratis.















