
SIARANDEPOK.COM – Upaya menghidupkan kembali lahan pertanian di wilayah Kelurahan Cimpaeun, Kota Depok, kini tengah disiapkan secara intensif melalui pembangunan infrastruktur irigasi. Langkah strategis ini melibatkan kolaborasi berbagai instansi, mulai dari Kementerian Pertanian (Kementan), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, hingga PT PLN (Persero).
Lurah Cimpaeun, Mujahidin, menjelaskan bahwa bantuan dari Kementan mencakup peralatan pengambil dan penampung air. Tak hanya itu, program ini juga akan didukung pembangunan saluran irigasi oleh Dinas PUPR serta penyediaan jaringan listrik resmi dari PLN untuk mengoperasikan mesin pompa air di area persawahan.
Pemasangan jaringan listrik menjadi fokus utama karena posisi pompa berada tepat di tengah area pertanian. Seperti dilansir dari Portal Berita Resmi Pemerintah Kota Depok, jaringan tersebut nantinya tidak lagi memakai sistem listrik sementara, melainkan langsung terhubung ke tiang utama PLN dengan pemasangan kabel dan tiang yang disesuaikan kebutuhan.
Sinergi antarinstansi ini dirancang sesuai porsi masing-masing guna mengoptimalkan fasilitas pertanian di kawasan tersebut. Kementan memfasilitasi peralatan utama, Dinas PUPR bertanggung jawab atas pembuatan saluran irigasi di sekitar sumur, sedangkan PLN memfasilitasi kebutuhan kelistrikannya.
Proyek irigasi ini mencakup rencana pembangunan lima titik sumur bor beserta fasilitas penunjangnya di wilayah Cimpaeun. Infrastruktur air tersebut diharapkan dapat menyuplai pasokan air secara merata ke lahan persawahan yang selama ini terkendala kekeringan, baik di Cimpaeun maupun kawasan sekitarnya.
Proses pengerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada bulan depan. Dengan beroperasinya sumur, pompa, jaringan listrik, dan saluran penampung air tersebut, akses air bagi para petani diharapkan berjalan optimal serta berkelanjutan untuk mendukung produktivitas lahan pertanian lokal.














