Dukung Irigasi Pertanian, Kementan Bakal Bangun Lima Sumur Bor di Cimpaeun Depok

- Reporter

Rabu, 30 September 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Titik-titik lokasi bantuan sumur bor di wilayah Cimpaeun ditinjau langsung oleh Kementan RI, DKP3 Depok, dan Aparatur Kelurahan Cimpaeun pada Jumat (25/9/2026). (Foto: Kelurahan Cimpaeun)

Titik-titik lokasi bantuan sumur bor di wilayah Cimpaeun ditinjau langsung oleh Kementan RI, DKP3 Depok, dan Aparatur Kelurahan Cimpaeun pada Jumat (25/9/2026). (Foto: Kelurahan Cimpaeun)

SIARANDEPOK.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok berencana membangun lima titik sumur bor irigasi yang dilengkapi dengan fasilitas pompa serta kolam penampungan air di wilayah Kelurahan Cimpaeun. Dikutip dari portal resmi Pemerintah Kota Depok, program bantuan ini dihadirkan untuk menyokong kebutuhan pasokan air bagi para petani setempat.

Lurah Cimpaeun, Mujahidin, menyampaikan bahwa bantuan sarana irigasi ini disalurkan atas usulan Pemkot Depok. Ia menjelaskan bahwa wilayah Cimpaeun merupakan satu dari enam kelurahan yang diajukan untuk menerima program optimalisasi lahan pertanian tersebut.

Fasilitas irigasi baru ini diproyeksikan mampu mengaliri area persawahan seluas kurang lebih 20 hektare. Cakupan wilayah pertanian yang bakal merasakan dampaknya meliputi kawasan Cimpaeun, Cilangkap, hingga Tapos.

Berdasarkan hasil kalkulasi di lapangan, satu titik sumber air dinilai tidak akan mencukupi kebutuhan seluruh area pertanian. Oleh sebab itu, ditetapkan lima lokasi strategis di Cimpaeun yang memiliki potensi debit air memadai untuk dijadikan pusat penampungan dan pemompaan.

Pemanfaatan bantuan ini tidak hanya difokuskan untuk tanaman padi semata, melainkan juga diselingi budidaya hortikultura. Pihak Kementan mendorong para petani untuk mengoptimalkan variasi komoditas guna memaksimalkan hasil panen lokal.

Sesuai rencana, lahan seluas 1.000 meter persegi akan dimanfaatkan untuk penanaman palawija serta cabai, sedangkan sisa area utama tetap difungsikan sebagai persawahan. Langkah diversifikasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas para petani di Kota Depok.

Berita Terkait

Kota Depok Dilirik Jadi Pilot Project Sistem Radio Broadband Komdigi
Lalu Lintas Makin Padat, Pelebaran Jalan Raya Limo Depok Diperlukan Segera
Penertiban Parkir Liar di Depok, Puluhan Kendaraan Kena Sanksi Gembok hingga Cabut Pentil
Pelebaran Pertigaan Parung Bingung Depok Siap Dimulai Pertengahan Oktober
156 Ribu Rumah Tangga di Depok Bakal Menerima Aliran Gas Bumi Murah
Pemkot Depok Ajak ASN Pakai dan Kenalkan Batik Khas Depok di Hari Batik Nasional
Supian Suri Pada Hari Kesaktian Pancasila: Jadikan Pancasila Modal Utama Bangsa
Lurah Kalimulya Apresiasi Kinerja Pokmas dalam Pembangunan Berbasis RW

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Kota Depok Dilirik Jadi Pilot Project Sistem Radio Broadband Komdigi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Lalu Lintas Makin Padat, Pelebaran Jalan Raya Limo Depok Diperlukan Segera

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Penertiban Parkir Liar di Depok, Puluhan Kendaraan Kena Sanksi Gembok hingga Cabut Pentil

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Pelebaran Pertigaan Parung Bingung Depok Siap Dimulai Pertengahan Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:49 WIB

156 Ribu Rumah Tangga di Depok Bakal Menerima Aliran Gas Bumi Murah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Supian Suri Pada Hari Kesaktian Pancasila: Jadikan Pancasila Modal Utama Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Lurah Kalimulya Apresiasi Kinerja Pokmas dalam Pembangunan Berbasis RW

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Banjir Musim Hujan, DPRD dan DPUPR Depok Tinjau Rencana Pembangunan Pompa Air di Setu Pengarengan

Berita Terbaru