
SIARANDEPOK.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok berencana membangun lima titik sumur bor irigasi yang dilengkapi dengan fasilitas pompa serta kolam penampungan air di wilayah Kelurahan Cimpaeun. Dikutip dari portal resmi Pemerintah Kota Depok, program bantuan ini dihadirkan untuk menyokong kebutuhan pasokan air bagi para petani setempat.
Lurah Cimpaeun, Mujahidin, menyampaikan bahwa bantuan sarana irigasi ini disalurkan atas usulan Pemkot Depok. Ia menjelaskan bahwa wilayah Cimpaeun merupakan satu dari enam kelurahan yang diajukan untuk menerima program optimalisasi lahan pertanian tersebut.
Fasilitas irigasi baru ini diproyeksikan mampu mengaliri area persawahan seluas kurang lebih 20 hektare. Cakupan wilayah pertanian yang bakal merasakan dampaknya meliputi kawasan Cimpaeun, Cilangkap, hingga Tapos.
Berdasarkan hasil kalkulasi di lapangan, satu titik sumber air dinilai tidak akan mencukupi kebutuhan seluruh area pertanian. Oleh sebab itu, ditetapkan lima lokasi strategis di Cimpaeun yang memiliki potensi debit air memadai untuk dijadikan pusat penampungan dan pemompaan.
Pemanfaatan bantuan ini tidak hanya difokuskan untuk tanaman padi semata, melainkan juga diselingi budidaya hortikultura. Pihak Kementan mendorong para petani untuk mengoptimalkan variasi komoditas guna memaksimalkan hasil panen lokal.
Sesuai rencana, lahan seluas 1.000 meter persegi akan dimanfaatkan untuk penanaman palawija serta cabai, sedangkan sisa area utama tetap difungsikan sebagai persawahan. Langkah diversifikasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas para petani di Kota Depok.















