
SIARANDEPOK.COM — Sebanyak delapan peserta bantuan pelatihan pemagangan ke Jepang asal Kota Depok siap diberangkatkan pada Oktober 2026 mendatang. Pelepasan para peserta dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, saat apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok pada Senin (28/9/2026). Momen pelepasan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mangnguluang Mansur dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Nessi Annsia Handari.
Para peserta magang tersebut akan menduduki berbagai sektor pekerjaan di beberapa prefektur di Jepang. Empat di antaranya adalah Damita Karren yang bertugas di sektor perhotelan Okinawa, Zalfa Putri Nadiani pada pengolahan makanan di Okinawa, Malik Arifin Hakim di bidang perhotelan Toyama, serta Inayatu Luthfiah Qosim sebagai tenaga perawat di Hokkaido.
Sementara itu, empat peserta lainnya meliputi Andrew Ferdinand Rafael Simanjuntak yang akan magang di bidang perhotelan Kanagawa, Ilyasa Gibran Alfaridzi di bidang konstruksi Shiga, Wiwit Pratomo pada bidang konstruksi Aichi, dan Aisyah Fadla Askia Kamila sebagai perawat di Ibaraki.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memfasilitasi program bantuan biaya pelatihan pemagangan luar negeri ini. Pelatihan tersebut diselenggarakan melalui kemitraan dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Koba Mirai Jepang.
Guna menunjang keberangkatan dan kebutuhan para peserta, Pemkot Depok mengalokasikan total anggaran bantuan pelatihan sebesar Rp80 juta. Selain bantuan biaya pelatihan, pemerintah daerah juga menyalurkan uang saku tambahan dengan total nilai Rp22 juta yang dibagikan kepada seluruh delapan peserta.
Melalui program magang ke luar negeri ini, para warga Depok diharapkan mampu menyerap keterampilan teknis dan etos kerja profesional di Jepang. Pengalaman berharga yang didapat nantinya diharapkan bisa menjadi modal kuat bagi mereka dalam membangun karier maupun berkontribusi bagi daerah setelah menyelesaikan masa magang.















