Perkuat Diplomasi Ekonomi, Indonesia-AS Sepakati Transparansi Subsidi BUMN dan Persaingan Adil

- Reporter

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com — Indonesia dan Amerika Serikat resmi memperkuat kerja sama ekonomi melalui Agreement on Reciprocal Trade. Dalam kesepakatan terbaru ini, kedua negara menyetujui pengaturan ketat terkait tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya mengenai transparansi bantuan non-komersial dan larangan subsidi yang dapat mendistorsi pasar.

​Kesepakatan ini mewajibkan BUMN Indonesia yang menjalankan kegiatan komersial untuk bertindak berdasarkan pertimbangan bisnis yang wajar tanpa perlakuan diskriminatif terhadap perusahaan asal AS. Indonesia juga berkomitmen untuk tidak memberikan subsidi kepada produsen barang dalam negeri di sektor komersial, kecuali dalam rangka menjalankan mandat layanan publik (public service mandate).

​Menteri yang membidangi kerja sama ekonomi internasional menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menciptakan level playing field atau iklim persaingan usaha yang adil bagi para pelaku industri di kedua negara.

​”Kesepakatan ini adalah komitmen kita untuk memastikan bahwa setiap BUMN yang melakukan kegiatan komersial bertindak transparan dan berdasarkan pertimbangan bisnis yang sehat. Kita ingin menjamin tidak ada persaingan yang tidak sehat akibat subsidi yang tidak tepat sasaran,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (25/02/2026).

​Poin krusial lainnya dalam perjanjian ini adalah kewajiban Indonesia untuk memberikan informasi terbuka mengenai seluruh bentuk bantuan non-komersial kepada perusahaan manufaktur jika diminta secara tertulis oleh pihak AS. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi hambatan perdagangan dan memastikan investasi dari Amerika Serikat tidak mendapatkan perlakuan diskriminatif di pasar domestik.

​”Pemerintah akan mengambil langkah korektif jika ditemukan distorsi dari mekanisme dukungan di tingkat pusat yang menghambat arus investasi. Intinya, kita ingin BUMN kita semakin kooperatif dan kompetitif secara global, namun tetap patuh pada mandat pelayanan publik yang sudah ditetapkan,” tambahnya. Asep

Berita Terkait

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan
52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih
Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga
Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik
Alia Hospital Biayai BPJS Ketenagakerjaan 500 Ojol, Pemkot Depok Beri Apresiasi
Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok
Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:30 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:08 WIB

Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:03 WIB

Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:56 WIB

Perkuat Keamanan Lingkungan, Korbinmas Baharkam Polri Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’ di Rangkapan Jaya Depok

Berita Terbaru