Pemkot Depok Jadi Sorotan Jelang Agenda Mutasi ASN, Gempar: Polanya Terstruktur dan Masif

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Muda Perubahan (Gempar) Depok, Adam. (Foto: Dok Narasumber)

Ketua Gerakan Muda Perubahan (Gempar) Depok, Adam. (Foto: Dok Narasumber)

SIARAN DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tengah menjadi sorotan setelah munculnya gelombang narasi miring di media sosial.

Serangan tersebut dinilai muncul secara masif dan terstruktur menjelang agenda rotasi atau mutasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok yang berlangsung pada Kamis (15/1).

Ketua Gerakan Muda Perubahan (Gempar), Adam, mengatakan, fenomena tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika internal birokrasi dan kepentingan kelompok tertentu. Ia menyebut, ada indikasi pihak-pihak yang merasa terusik oleh agenda ‘penyegaran’ di tubuh Pemkot Depok.

“Ini bukan serangan biasa. Polanya sangat terstruktur, sistematis, dan masif. Ada kepentingan yang terganggu, terutama dari kelompok yang sudah terlalu nyaman berada di posisi tertentu,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Salah satu isu yang kembali diangkat adalah polemik penyelenggaraan Misa Natal di Wisma SY.

Menurut Adam, narasi yang menyebut Wali Kota Depok bertindak sepihak tidak sesuai fakta. Keputusan tersebut, sambung dia, merupakan hasil musyawarah bersama berbagai pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta tokoh lintas agama dan wilayah.

Selain itu, persoalan dicabutnya status Universal Health Coverage (UHC) Kota Depok juga menjadi sorotan. Pemkot Depok dituding tidak berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Namun, Adam menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan semata keputusan sepihak. “Itu bukan kebijakan sepihak Wali Kota. Narasi yang berkembang seolah Pemkot Depok tidak peduli, padahal faktanya tidak demikian,” tuturnya.

Lebih jauh ia menyebut, derasnya informasi yang tidak terverifikasi berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik.

Oleh karenanya, aktivis muda itu meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok untuk lebih aktif dalam memberikan klarifikasi dan meluruskan informasi yang dinilai keliru.

“Peran Diskominfo sangat penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang, sehingga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lebaran Depok 2026 Dinilai Semakin Semarak, Edi Masturo: Warga Kini Lebih Merasa Memiliki
Wali Kota Depok Supian Suri Ajak Warga Jaga Tradisi Lewat Lebaran Depok 2026
Momentum Lebaran Depok, H. Edi Masturo Ajak 4 Pilar Demokrasi Layani Masyarakat Menuju Perubahan Depok Maju
Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta
PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan
KDM Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas Puja dan Sayyid
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:59 WIB

Lebaran Depok 2026 Dinilai Semakin Semarak, Edi Masturo: Warga Kini Lebih Merasa Memiliki

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:16 WIB

Wali Kota Depok Supian Suri Ajak Warga Jaga Tradisi Lewat Lebaran Depok 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:40 WIB

Momentum Lebaran Depok, H. Edi Masturo Ajak 4 Pilar Demokrasi Layani Masyarakat Menuju Perubahan Depok Maju

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:31 WIB

Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:55 WIB

PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:06 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat

Senin, 4 Mei 2026 - 10:38 WIB

RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Berita Terbaru