SiaranDepok – Progres pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mencapai 43 persen. Capaian tersebut melampaui target awal sebesar 40 persen yang direncanakan dalam waktu 5,5 bulan.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo usai meninjau langsung lokasi pembangunan SMA KTB, Senin (12/1/2026).
“Pembangunan fisik telah mencapai 43 persen, melampaui target awal sebesar 40 persen,” ujar Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (13/1/2026).
Dedi menyampaikan, sekolah unggulan milik Polri tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027. Ia optimistis seluruh pembangunan dapat rampung sesuai jadwal.
“Kita optimistis pada bulan Juli 2026, insyaallah bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan oleh siswa,” tegasnya.
SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan salah satu dari sepuluh sekolah unggulan pemerintah. Kehadiran sekolah ini disebut sebagai kontribusi nyata Polri dalam mendukung ekosistem pendidikan nasional, sekaligus sejalan dengan program Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
“Bapak Kapolri berkomitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda Indonesia,” kata Dedi.
Ke depan, SMA KTB Gunung Sindur akan menampung siswa angkatan pertama yang saat ini masih menempuh pendidikan di Yogyakarta, serta angkatan kedua yang direncanakan langsung belajar di kampus baru Gunung Sindur.
Untuk angkatan kedua, minat pendaftar tercatat sangat tinggi. Lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi masuk SMA KTB.
Menurut Dedi, proses seleksi dilakukan secara ketat dan berjenjang. Dari jumlah pendaftar tersebut, akan disaring menjadi 3.000 peserta di tingkat provinsi pada 14 Februari 2026. Selanjutnya, sekitar 400 peserta akan mengikuti seleksi tingkat pusat di Akademi Kepolisian (Akpol).
“Hasil seleksi direncanakan diumumkan setelah Lebaran 2026,” jelasnya.
Wakapolri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung pembangunan sekolah, mulai dari filantropi, kontraktor, hingga masyarakat sekitar.
Ia menegaskan bahwa SMA KTB dirancang untuk mencetak kader bangsa yang unggul dan berdaya saing global.
“Tidak ada satu negara pun yang maju tanpa didukung sumber daya manusia yang unggul. Lulusan SMA KTB ini diproyeksikan dapat melanjutkan pendidikan ke universitas dan akademi terbaik di dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (Asep)










