



Siarandepok.com- Ironis, saat ini banyak produk non halal yang bertebaran bebas di masyarakat.
Oleh karena itu, Prodi Ekonomi Syariah Universitas Terbuka (UT) serius melakukan edukasi dan sosialisasi pentingnya sertifikasi produk halal.
Acara ini terbilang sukses digelar pada Kamis, 12 Juni 2025, di Pesantren Sirojul Huda Bogor.
Acara ini sangat penting, terutama dengan rendahnya kesadaran masyarakat apalagi di basis organ agama yaitu pesantren.

Selain itu, acara ini urgen dalam peningkatan kesadaran dan literasi halal yang masih minim.
Acara ini terbilang sukses dengan antusiasme para santri, ustdaz, dan pengurus dengan lengkap. Mereka hadir awal sampai akhir dalam acara yang mengusung tema kesadaran masyarakat.
Tak kalah dari partisipasi pesantren, tampak beberapa dosen didampingi ketua Prodi Ekonomi Syariah hadir dan serius menyimak.
Dalam sambutannya, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, M. Fuad Hadziq berkata : “program ini berawal program Pengabdian Kepada Masyarakat dari kampus yang ingin selalu dekat dengan pesantren” ujarnya.
Pada sesi lain, tampak Muhammad Anis miris dengan banyak beredarnya produk non halal yang berlangsung sangat lama.
Tak berhenti disitu, banyak juga pesantren yang tidak sadar dan bahkan acuh.
“Ini sangat berbahaya, pesantren harus segera berbenah dan sadar tentang produk halal”, tukasnya. Dari kasus-kasus viral itulah, kampus merasa harus terjun langsung, tidak hanya berdebat di kampus. Level warning sudah dirasa mendesak urgent untuk segera diatasi, jangan sampai ada pembiaran.
Sebagai informasi, Prodi Ekonomi Syariah merupakan jurusan yang berfokus pada pengembangan ilmu ekonomi syariah, termasuk di dalamnya urusan halal.
Ia juga konsen dan fokus dalam hal muamalat, hubungan ekonomi kemasyarakatan. Akibat viralnya kasus-kasus non halal, hal itulah yang menggugah kampus turun ke lapangan.
Aplikasinya, kampus juga turut andil langsung ke masyarakat dalam sosialisasi pentingnya kehalalan sebuah produk.
Pada acara tersebut, tampak Ustadz Khudri dan Fahmi pengasuh pesantren serius menyimak. Sesekali, mereka mengapresiasi setinggi-tingginya acara ini. Pada kesempatan itu, mereka berujar acara ini memberikan sudut pandang keilmuan berbeda.
Santri merasa mendapat sentuhan langsung dari kampus. Selain mendapatkan insight produk halal, mereka juga penasaran melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi, salah satunya Universitas Terbuka.
Adanya sosialisasi, membuat santri bergairah untuk terus belajar terutama ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kontirbutor: Muhammad Anis
Editor : M. Fuad Hadziq













