



Siarandepok.com-Perubahan paradigma juga menjadi fokus dalam pidato pelantikan ini. Fazar menekankan perlunya pola pikir pejabat fungsional yang berorientasi kepada kinerja, bukan sekadar angka kredit. “ASN harus menjadi lebih lincah, dinamis, produktif, serta memiliki dampak langsung kepada indikator kinerja institusi,” tandasnya.
Acara yang dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Hubalila, AKIE dan Kehumasan serta Ketua Tim Akses, Kualitas Layanan KB dan Kespro, sebagai saksi, menandai langkah maju bagi BKKBN Jawa Barat dalam membangun tenaga kerja yang kompeten dan berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Keluarga Berencana.
Pelantikan hari ini tidak hanya sebuah upacara formal, tetapi juga simbol komitmen BKKBN dalam menjangkau lebih banyak keluarga dengan layanan yang lebih baik dan berdaya. Ini adalah awal yang cerah bagi transformasi pelayanan publik di bidang kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di Jawa Barat.













