Ketum KAHMI Jaya Sebut Heru Cocok Jadi Gubernur Jakarta : Punya Kapabilitas

- Reporter

Rabu, 6 Maret 2024 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tinggal menghitung bulan. Sejumlah tokoh politik mulai muncul mengincar kursi orang nomor satu di kota yang kini bermetamorfosa menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Meski aturan mekanisme pemilihan menuai kontroversi, namun keberadaan Gubernur definitif adalah keniscayaan.

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (KAHMI Jaya) menilai pentingnya figur Gubernur Jakarta yang sudah khatam memahami setiap persoalan yang ada. Adalah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono merupakan salah satu sosok yang dianggap layak.

“Jakarta sedang berproses menuju daerah khusus. Bahkan kota bisnis berskala global. Pondasi ini sudah dibangun secara serius oleh Pj Heru, maka keberlanjutan itu harus nampak, jangan dari nol lagi. Pj Heru cukup kapabel dan cocok mimpin Jakarta ke depan. Dia paham gimana membangun Jakarta,” kata Ketua KAHMI Jaya, M. Ichwan Ridwan atau Boim, Selasa (5/3/2024).

Menurut Boim, pada hampir dua tahun ini Heru cukup akseleratif melakukan perbaikan infrastrukur. Misalnya, kata Boim, yang terbaru adalah pembangunan sistem pengolahan sampah sementara reduce, reuse and recycle (TPS 3R). TPS 3R yang memiliki kapasitas 50 ton sampah per hari ini akan menghasilkan bahan bakar jumlutan padat atau refused derived fuel (RDF).

“Dan banyak lagi pembangunan yang terus dilakukan sebagai solusi untuk Jakarta. Revitalisasi pasar, pengendalian inflasi, normalisasi sungai, optimalisasi transportasi publik hingga penuntasan sodetan Ciliwung. Bahkan, program penertiban data penduduk pun dilakukan, meskipun tidak populer, tapi penting sebagai validasi mewujudkan kesejahteraan warga,” katanya.

Boim pun berpesan agar Heru terus meningkatkan interaksi yang sudah terjalin dengan masyarakat, seperti dengan stakeholder pendidikan dan kebudayaan. Ia berharap, kepemimpinan Heru bisa melahirkan sebuah legacy, khususnya terkait dengan dunia pendidikan dan ke-Betawi-an.

“Memang selama bertahun-tahun Betawi itu nyaris belum mendapat tempat yang baik. Yang ada periode kemarin hanya sebatas mengganti nama jalan saja, tidak lebih. Dengan corak baru Jakarta ini, kami yang ibaratnya tali ari-ari nya di tanam di sini sangat ingin warisan nenek moyang kami dilestarikan dengan baik,” ungkapnya.

Boim menuturkan bahwa Jakarta yang saat ini sedang menuju kota Global, memiliki pengaruh besar untuk mengenalkan budaya lokal ke kancah internasional. Menurutnya, Budaya lokal, dalam hal ini Betawi harus dijadikan magnet untuk menarik perhatian wisatawan dari setiap negara di dunia.

“Jadi bagaimana harusnya ketika turis datang ke Jakarta, mereka penasaran ingin menyaksikan budaya Betawi itu apa dan bagaimana. Karena kalau yang disuguhkan itu budaya milik orang lain, ya tentu turis akan memilih datang ke daerah atau negara asal budaya tersebut,” jelasnya.

“Tidak perlu jauh-jauh, misalnya bagaimana ornamen Betawi ada di setiap hotel, MICE, pusat perbelanjaan, sekolah-sekolah, tempat wisata dan lain-lain. Atau, ada satu hari yang diwajibkan bagi anak sekolah untuk memakai seragam bernuansa Betawi. Nah ini butuh political will dari seorang Gubenur, saya melihat ini bisa dilakukan Pj Heru,” sambungnya.

Meski demikian, kata Boim, pihaknya pun meyakini bahwa Jakarta merupakan pusat akulturasi budaya. Ia tidak menampik bahwa Jakarta mewadahi setiap orang dari berbagai suku, ras dan agama. Boim juga menegaskan, masyarakat Betawi sejak dulu sangat terbuka dengan keberagaman yang ada di Jakarta.

“Gubernur Jakarta harus merupakan simbol pemersatu yang tidak boleh menafikan adat budaya setempat. Bahwa Betawi sebagai akar budaya Jakarta harus diakui, pun bahwa Jakarta juga rumah bagi semua budaya, itu tidak boleh dihilangkan,” terangnya.

“Maka, figur Pj Heru sebagai orang yang sudah paham di Jakarta, lama kerja di Pemprov DKI, mengalami berbagai fase kepemimpinan Gubernur, pastinya Pj Heru paham juga bagaimana caranya menjadi Bapak bagi semua kelompok masyarakat di Jakarta. Pj Heru layak di definif-kan sebagai Gubernur Jakarta,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seni dan Budaya Miliki Kekuatan Hidupkan Potensi Desa
WORKSHOP EXCLUSIVE CARA UNIK PROMOSI SEKOLAH BERSAMA PRIMAGO CONSULTING TAHUN 2026
Polimedia Jakarta Kukuhkan 1.152 Wisudawan, 84 Persen Langsung Bekerja
Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:43 WIB

Depok UMKM Expo 2026: Wadah Kreasi & Peluang Usaha Lokal

Jumat, 6 November 2026 - 19:43 WIB

Kolaborasi UI Hadirkan Program Peduli Lansia di Depok

Jumat, 6 November 2026 - 19:40 WIB

Solusi Gedung Mangkrak, RKAI Depok Banjir Dukungan Warga

Jumat, 6 November 2026 - 17:10 WIB

Pilah Sampah dari Rumah, Bikin Depok Makin Bersih!

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Pemkot Depok Gratiskan BPHTB untuk Rumah MBR, Ini Syaratnya!

Jumat, 6 November 2026 - 16:46 WIB

Rampung 100%, Warga Bojongsari Kini Nikmati Jalan Rotan yang Mulus

Jumat, 6 November 2026 - 16:44 WIB

124 Kendaraan di Depok Lolos Uji Emisi Gratis, Ini Rahasianya!

Jumat, 6 November 2026 - 16:41 WIB

BisKita Bojongsari–Terminal Depok Segera Beroperasi, Langsung Konek LRT!

Berita Terbaru

Sambutan dalam acara Depok UMKM Expo 2026 disampaikan oleh Diah Sadiah selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Setda Kota Depok di Halaman Balai Kota Depok pada Sabtu (7/11/2026). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Depok UMKM Expo 2026: Wadah Kreasi & Peluang Usaha Lokal

Sabtu, 7 Nov 2026 - 16:43 WIB

Pekan lalu, Auditorium Gedung 1 Kampus FIB UI menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bagi lansia yang digagas oleh dosen FKG UI. (Dok. Humas UI)

Berita Depok

Kolaborasi UI Hadirkan Program Peduli Lansia di Depok

Jumat, 6 Nov 2026 - 19:43 WIB

Progres pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) di kawasan Pondok Cina, Kota Depok. (Foto: Disrumkim)

Berita Depok

Solusi Gedung Mangkrak, RKAI Depok Banjir Dukungan Warga

Jumat, 6 Nov 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua Sanggar Ayodya Pala Depok, Denta Mandra Pradipta Budiastomo saat membawakan materi pada kegiatan *Workshop*

Berita

Seni dan Budaya Miliki Kekuatan Hidupkan Potensi Desa

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:30 WIB