Perbedaan Antara Nyeri Sendi akibat Rematik dan Asam Urat, Kenali Gejala dan Penanganan Yang Tepat

- Reporter

Senin, 26 Februari 2024 - 11:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyeri sendi adalah keluhan umum yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan, dua di antaranya adalah rematik dan asam urat.

Meskipun keduanya melibatkan masalah pada sendi, ada perbedaan penting dalam penyebab, gejala, dan penanganannya.

Mari kita jelajahi perbedaan antara nyeri sendi akibat rematik dan asam urat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rematik:

Penyebab:

Rematik adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut kelompok penyakit radang sendi yang melibatkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi.

Beberapa jenis rematik termasuk rheumatoid arthritis (RA) dan osteoarthritis.

Gejala:

– Nyeri, bengkak, dan kemerahan pada sendi yang terlibat.

– Pagi hari atau setelah istirahat, penderita RA mungkin mengalami kaku pada sendi.

– Pada osteoarthritis, umumnya terjadi pengeroposan tulang rawan pada sendi.

 

Penanganan:

– Pengobatan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan obat penahan nyeri untuk meredakan gejala.

– Fisioterapi dan olahraga tertentu dapat membantu memperkuat otot di sekitar sendi yang terkena.

Asam Urat:

 

Penyebab:

Asam urat terbentuk saat tubuh memecah purin, zat yang terdapat dalam makanan tertentu.

Jika tubuh tidak dapat memproses asam urat dengan efektif, dapat terjadi penumpukan asam urat dalam bentuk kristal di sendi.

Gejala:

– Nyeri yang hebat pada sendi tertentu, seringkali pada jempol kaki.

– Bengkak, kemerahan, dan kehangatan di sekitar sendi yang terkena.

– Serangan asam urat bisa datang dan pergi.

Penanganan:

– Diet rendah purin dan konsumsi cairan yang cukup untuk mencegah kristalisasi asam urat.

– Obat-obatan seperti allopurinol untuk mengurangi produksi asam urat atau colchicine untuk meredakan gejala serangan.

Perbedaan Utama:

 

1. Penyebab:

– Rematik disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang menyerang sendi.

– Asam urat disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat dalam sendi.

2. Pola Gejala:

– Rematik cenderung menyebabkan nyeri, kemerahan, dan bengkak yang berlangsung lama.

– Serangan asam urat bersifat tiba-tiba dan dapat mereda dalam beberapa hari.

3. Sendi yang Terkena:

– Rematik dapat mempengaruhi berbagai sendi di seluruh tubuh.

– Asam urat biasanya mempengaruhi sendi tungkai bawah, terutama jempol kaki.

4. Pengelolaan dan Pengobatan:

– Pengelolaan rematik melibatkan penanganan sistem kekebalan tubuh dan pemberian obat antiinflamasi.

– Pengelolaan asam urat terutama fokus pada pengurangan kadar asam urat melalui diet dan obat-obatan.

Meskipun nyeri sendi dapat menjadi gejala dalam berbagai kondisi, memahami perbedaan antara nyeri akibat rematik dan asam urat penting untuk pengelolaan dan penanganan yang tepat.

Konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk diagnosis yang akurat dan rencana pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

<

Berita Terkait

Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024
Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik
Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan
PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Jumat, 5 April 2024 - 10:45

Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal

Selasa, 2 April 2024 - 11:39

ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 11:10

Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:26

PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Jumat, 29 Maret 2024 - 20:53

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tunaikan Beasiswa Laskar Langit Sebesar 147.465.555 Program Pendidikan Anak Yatim Belajar di Pesantren Impian Tahun Ajaran 2023-2024

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21