Siarandepok.com- Stunting adalah ancaman bagi kualitas SDM Indonesia. Stunting tidak hanya menyebabkan tubuh menjadi pendek, tetapi juga intelektualitas yang rendah.
Pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga daerah terus berupaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Berbagai program telah dicetuskan. Berbagai bantuan juga telah diberikan.
Kabupaten Bogor, dengan jumlah penduduk hampir 6 juta jiwa, juga tidak luput dari ancaman stunting. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memberikan perhatian khusus pada program percepatan penurunan stunting.
Hal ini nampak dalam rapat koordinasi alokasi dana khusus (DAK) bantua operasional keluarga berencana (BOKB) yang dilaksanakan Selasa (16/5/2023) di aula DP3AP2KB Kabupaten Bogor jl. Bersih Komplek Pemda, Cibinong. Pada rapat yang dipimpin oleh Kabid PPKS, Drs. H. Rusman Taufik, M.Si itu, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan perhatian khusus pada program percepatan penurunan stunting. “Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan dukungan yang kuat bagi program percepatan penurunan stunting,” ujarnya di hadapan peserta rapat yang terdiri dari korlap KB kecamatan se Kabupaten Bogor.
Dukungan yang besar terhadap program percepatan penurunan stunting merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menyiapkan SDM yang unggul. “Seluruh program yang terkait dengan tupoksi BKKBN saat ini diarahkan untuk percepatan penanganan stunting. Semoga program ini berjalan sukses di kabupaten Bogor,” tuturnya./Naz










