Mengenal Sate Maranggi, Makanan Khas Purwakarta

- Reporter

Senin, 29 November 2021 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Sate beserta bumbu kacangnya kini tak lagi hanya dimiliki Indonesia. Meskipun Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki hak paten atas sate, beberapa negara tetangga juga mengandalkan sate sebagai kuliner penarik wisatawan dari seluruh dunia.

Tiap jenis sate memiliki kelezatan tersendiri yang datang dari jenis daging, bumbu bakar sate, hingga cara memasak sate yang berbeda-beda. Variasi sajian sate di Indonesia memang sangat beragam.  Dari sekian banyak jenis sate yang ada di Indonesia, bisa dibilang Sate Maranggi termasuk jenis sate yang paling populer.

Makanan khas Purwakarta ini menjadi salah satu jenis varian sate yang cukup populer di kalangan pecinta kuliner tanah air. Bahkan menariknya, hidangan kuliner lokal ini sempat mendapatkan predikat sebagai jajanan kaki lima paling populer di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara apa yang membuat Sate Maranggi begitu lezat dan istimewa? Lalu, darimana asal usul Sate Maranggi hingga akhirnya menjadi sajian khas di Indonesia?

baca juga :

Kenali Perbedaan Pilek Biasa dan Rhinitis Alergi Yang Jarang Diketahui

Popularitas Sate Maranggi bahkan semakin mendunia. Kelezatan Sate Maranggi memang cocok dengan lidah dan selera siapa saja. Terbukti pula dengan terpilihnya Sate Maranggi sebagai salah satu makanan terenak.

Sate Maranggi dikenal sebagai kuliner khas yang berasal dari Purwakarta. Menurut sejarah, Sate Maranggi memiliki filosofi “Tiga Daging Setusuk” yang melambangkan Tri Tangtu, yaitu tekad, ucap, dan tindakan dalam bahasa Sunda. Itu sebabnya tiap tusuk Sate Maranggi terdiri dari 3 potongan daging berukuran besar. Namun, jika kita mencari tahu tentang sejarah Sate Maranggi, ternyata ada berbagai kisah berbeda yang sama-sama diklaim sebagai asal-usul Sate Maranggi.

Mungkin tidak bisa mengetahui dengan pasti kisah mana yang benar-benar merupakan sejarah dari asal-usul Sate Maranggi yang sebenarnya. Namun, hal ini tentu tidak akan menghalangi kita dari menikmati kelezatan Sate Maranggi.

<

Berita Terkait

Mesin Digital CS Kini Hadir di Kantor Cabang BRI Tambun, Layanan Perbankan Jadi Lebih Cepat dan Mudah
Bentuk Satgas, Pemerintah Komitmen Berantas Judi Online
Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri
Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar
Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus
Gerakan Ayo Peduli Sesama Rayakan Idul Adha dengan Qurban 2 Sapi dan 5 Kambing
Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban
Meriahnya Sholat Idul Adha di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 1445 H

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 20:23

Mesin Digital CS Kini Hadir di Kantor Cabang BRI Tambun, Layanan Perbankan Jadi Lebih Cepat dan Mudah

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:26

Bentuk Satgas, Pemerintah Komitmen Berantas Judi Online

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:18

Punya Jaringan Kuat, Alumni Muda Gontor Semakin Mantap Dukung Supian Suri

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:15

Alumni Muda Gontor Pastikan Hanya Dukung Supian Suri di Pilkada Depok 2024, Pintu Masih Terbuka Lebar

Rabu, 19 Juni 2024 - 12:51

Viral, Punya Aset Puluhan Trilyun Ketum Muhammadiyah yang Sangat Sederhana, Naik Kereta dan Bawa Kardus

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:02

Guyubnya Warga RT 03 RW 04 Sukatani Tapos Gelar Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:38

Meriahnya Sholat Idul Adha di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 1445 H

Selasa, 18 Juni 2024 - 12:36

Akademi Dewan Da’wah Kota Depok Melaksanakan Kegiatan Memotong Hewan Kurban

Berita Terbaru

Headline

Bentuk Satgas, Pemerintah Komitmen Berantas Judi Online

Kamis, 20 Jun 2024 - 19:26