Philip Kotler Buka World Marketing Forum 2021 Membahas Peta Pemasaran Baru Masa Depan

- Reporter

Kamis, 21 Oktober 2021 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Kamakura, Jepang – Philip Kotler, yang dikenal sebagai Bapak Modern Marketing yang juga penulis Marketing 5.0 bersama dengan Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan tampil sebagai tamu kehormatan dan membuka World Marketing Forum 2021.

Di antara pembicara lainnya, Beliau menyampaikan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat mengintegrasikan dan memaksimalkan kegiatan pemasaran perusahaan, tidak lupa bagaimana kemanusiaan sebagai faktor kunci harus menyeimbangkan proses tersebut.

“Kami semakin mendorong keadilan sosial dan memastikan bahwa seluruh tujuan pemasaran dan bisnis adalah untuk memberikan kehidupan yang baik bukan hanya untuk beberapa orang, tetapi untuk semua orang. Kemiskinan yang ada dibarengi dengan kekayaan besar di masyarakat sungguh tidak masuk akal.”, pungkas Kotler pada pembuka WMF 2021.

Kotler menyatakan bahwa kegiatan perusahaan terkadang gagal berkontribusi pada sustainability yang diharapkan.

“Kita semua menghasilkan karbon dengan berjalan kaki dengan bergerak, membuat pabrik beroperasi dan memanaskan dunia yang menyebabkan banjir dan angin topan. Konsumsi kita perlu dibawahi beberapa ilmu dan
disiplin, ini adalah misi baru untuk marketing” ujar Kotler.

Kemudian Philip Kotler mengungkap bahwa memperluas pasar bisnis memerlukan digitalisasi secara keseluruhan, perusahaan perlu menghadapi tantangan digitalisasi dalam sistem dan mengambil langkah-langkah untuk menjawab tantangan tersebut.

“Dengan membangun brand, bisnis tidak lagi hanya bergantung pada pemasaran tradisional seperti iklan 30 detik, kita mungkin akan melanjutkan dengan iklan 30 detik tetapi kita juga harus tahu bahwa brand juga perlu dibangun secara digital, tidak hanya berskala besar.

Menurut Kotler dalam jangka waktu dekat ada tujuh alat pemasaran yang diprediksi akan meningkat penggunaannya yaitu :

1. pengambilan keputusan pemasaran.
2. Pemasar akan mengotomatiskan lebih  banyak proses pemasaran.                                                                                      3. Pemasar akan menilai kinerja menggunakan sejumlah metrik.                                                                                              4. Lebih banyak Voice Assistant seperti Siri dan Alexa yang akan memainkan peran pemasaran.                                        5. Penawaran produk baru akan diuji terlebih dahulu menggunakan Virtual Reality                                                            6. Bisnis akan menggunakan lebih banyak alat neuromarketing untuk mengevaluasi pesan dan pengirim pesan.          7. Bisnis perlu terus menyesuaikan Product Mix dan Marketing Mix-nya.

MarTech is The New Tech

Kotler menyatakan ada 15 alat yang dapat membantu tim pemasaran mengembangkan, mengoptimalkan, meluncurkan, dan memelihara aktivitas pemasaran di era ini, diantaranya adalah:
1. 3D printing.
2. Kecerdasan Buatan / Artificial Intelligence (AI) dan algoritma.
3. Media digital dan sosial.
4. Pengenalan suara dan wajah.
5. Data dan machine learning.
6. Robotika.
7. Pesan bot.
8. Augmented VR (Virtual Reality)
9. Blockchain dan uang digital
10. Internet of Things (IoT). Sensor yang menghubungkan semuanya.                                                                                  11. Otomatisasi pemasaran dan agen virtual.                                                                                                                                 12. Mesin Otonom – robot, drone, kendaraan self-driving.                                                                                                        13. Pembelajaran online dan jarak jauh 14. Biometrik/neuroscience dan pengeditan gen                                                  15. Perangkat yang mudah dipakai.

Pada sesi setelahnya, Hermawan Kartajaya juga menyampaikan terkait digitalasisai yang tidak dapat dihindari namun juga berbahaya. Namun dalam pemasaran, digitalisasi menjadi roda penggerak dari bisnis itu sendiri.

Berita Terkait

Langkah Berat Supian Suri di Tanah Bencana: “Mereka Bertahan Hanya dengan Pakaian di Badan”
Dibawah Koordinator KDM, Wali Kota Depok, Supian Suri dan Beberapa Kepala Daerah Jabar Kunjungi serta Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh
Pimpinan Pesantren Leadership Primago Hadiri Undangan Dialog Kebangsaan MPR RI dan Rabithah Al-Alam Al-Islamy di Gedung Nusantara V DPR MPR RI Tahun 2025
Aneh bin Ajaib, Kemana Anggota DPRD Depok saat Ada Rumah Warga Mantan Pejuang Veteran Ambruk?
Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi
Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga
Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025
RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:27 WIB

Langkah Berat Supian Suri di Tanah Bencana: “Mereka Bertahan Hanya dengan Pakaian di Badan”

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:59 WIB

Dibawah Koordinator KDM, Wali Kota Depok, Supian Suri dan Beberapa Kepala Daerah Jabar Kunjungi serta Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Senin, 8 Desember 2025 - 16:52 WIB

Dengungkan Kebaikan, BRI Kanca Cimanggis Salurkan Bantuan kepada Dhuafa dan Anak Yatim

Senin, 8 Desember 2025 - 14:47 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Primago Hadiri Undangan Dialog Kebangsaan MPR RI dan Rabithah Al-Alam Al-Islamy di Gedung Nusantara V DPR MPR RI Tahun 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:10 WIB

Aneh bin Ajaib, Kemana Anggota DPRD Depok saat Ada Rumah Warga Mantan Pejuang Veteran Ambruk?

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:17 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:14 WIB

Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Berita Terbaru