Menpora Bentuk Tim Akselerasi dan Investigasi untuk Sikapi Sanksi dari Badan Anrti Doping Dunia

- Reporter

Senin, 18 Oktober 2021 - 17:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Menpora Zainudin Amali bentuk Tim Akselerasi dan Investigasi untuk menyikapi sanksi pelarangan pengibaran bendera merah putih oleh WADA (Badan Anti-Doping Dunia) dalam kompetisi olahraga Internasional.

Tim Akselerasi dan Investigasi tersebut bertugas untuk mempercepat pencabutan sanksi dan menganalisis penyebab sanksi dijatuhkan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Dua tugas yakni akselerasi, percepatan komunikasi dengan pihak-pihak terkait terutama WADA guna mempercepat pencabutan sangsi. Yang kedua investigasi, guna mencari apa yang sebenarnya terjadi dan apa penyebabnya serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” kata Menpora Amali pada keterangan pers secara virtual, Senin (18/10/2021) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Menpora menunjuk Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi.

Tim tersebut diberikan SK (Surat Keputusan) Menpora mengenai pembentukan dan pengangkatan strukturalnya.

Nantinya, tim bertanggung jawab langsung kepada Menpora.

“Selanjutnya Tim segera bekerja untuk dua tugas tersebut dan bertanggung jawab langsung kepada saya selaku Menpora,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menpora menjelaskan bahwa sanksi dari WADA terhadap LADI perlu ditanggapi secara serius. Sebab, menurutnya, dampak dari sanksi tersebut berimbas kepada semua secara kenegaraan.

Dampak sanksi itu terasa ketika Tim Indonesia berhasil juara Piala Thomas, di Ceres Arena, Aarhus, Denmark (17/10), Sang Saka Merah Putih tidak boleh dikibarkan.

Menpora mengakui bahwa terdapat kendala dalam merespons surat resmi dari WADA.

Menurutnya, kedala tersebut karena ada pending matters dari kepengurusan lama di struktural LADI (Lembaga Anti-Doping Indonesia).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa LADI telah menyampaikan klarifikasinya mengenai teguran ketidaktaatan Tes Doping Plan.

“Tidak ada menganggap remeh, ini hal serius, waktu saya sampaikan beberapa waktu lalu berdasarkan laporan yang saya terima hanya masalah TDP, jadi setelah kita klarifikasi seharusnya sudah tidak ada masalah,” tegas Menpora Amali

<

Berita Terkait

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*
Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:19

Perkuat Program Kaderisasi SDM, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kerjasama Dengan Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta*

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:31

Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terbaru