Tahun 2025, Samsung akan Gunakan Bahan Daur Ulang di Produk Seluler

- Reporter

Kamis, 12 Agustus 2021 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Samsung Electronics Co mengatakan pada Kamis bahwa mereka akan menggunakan bahan daur ulang di semua produk ponsel barunya pada tahun 2025 karena raksasa teknologi Korea Selatan itu berjanji untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Samsung meluncurkan visi berkelanjutan baru untuk bisnis seluler, “Galaxy for the Planet,” di acara Unpacked yang digelar pada Rabu (12/8), di mana perusahaan juga memperkenalkan smartphone lipat baru.

Untuk mencapai tujuan keberlanjutan, Samsung mengatakan pertama-tama mereka akan mencoba memasukkan bahan daur ulang di semua produk seluler baru dan menghilangkan semua plastik dalam kemasan seluler pada tahun 2025.

“Samsung berinvestasi dalam bahan ramah lingkungan baru dan inovatif untuk produknya,” kata perusahaan itu, dikutip Yonhap, Kamis.

Vendor smartphone tersebut juga berencana untuk mencapai konsumsi daya siaga nol dari pengisi daya smartphone, yang bertujuan untuk pengurangan hingga di bawah 0,005 watt pada tahun 2025.

Sejauh ini, perusahaan telah mengurangi konsumsi daya siaga di semua pengisi daya ponsel cerdasnya menjadi 0,02 W.

Selain itu, Samsung mengatakan akan mencoba meminimalkan limbah dari tempat kerja selulernya dengan tujuan untuk mengalihkan semua limbah dari tempat pembuangan sampah pada tahun 2025.

Perusahaan juga berjanji untuk mengurangi “limbah elektronik” dengan meningkatkan siklus hidup produk, proses desain melalui Galaxy Upcycling dan program tukar tambah.

Samsung mengatakan akan bekerja dengan rekan dan mitra industri untuk mencapai tujuan keberlanjutannya.

“Samsung berkomitmen untuk menciptakan solusi yang memungkinkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dan planet kita,” kata Stephanie Choi, kepala pemasaran di bisnis komunikasi seluler Samsung.

“Namun, kami tahu kami tidak bisa melakukan ini sendirian, dan perjuangan kolektif untuk planet ini bukanlah kompetisi,” tambah Stephani.

Berita Terkait

Peluang Baru Industri Kreatif: Depok dan Banten Jajaki Kolaborasi Kerajinan Lokal
HUT ke-27 DPRD Depok, Supian Suri Ajak Perkuat Sinergi demi Harapan Warga
Muslimat NU Depok Peringati Maulid Nabi di Balai Kota, Paparkan Capaian Program Kerja
80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok
JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas
Pemkot Depok Sediakan Ruang Publik untuk Lansia Tetap Aktif dan Produktif
DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok
Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:50 WIB

Peluang Baru Industri Kreatif: Depok dan Banten Jajaki Kolaborasi Kerajinan Lokal

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

HUT ke-27 DPRD Depok, Supian Suri Ajak Perkuat Sinergi demi Harapan Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 16:03 WIB

Muslimat NU Depok Peringati Maulid Nabi di Balai Kota, Paparkan Capaian Program Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 15:28 WIB

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 September 2026 - 15:13 WIB

DPRD Banten Studi Tiru Pengembangan UMKM dan Industri Kreatif di Depok

Sabtu, 5 September 2026 - 14:58 WIB

Dekranasda Depok Buka Peluang Kolaborasi dengan Banten Kembangkan Industri Kreatif

Sabtu, 5 September 2026 - 12:42 WIB

Persiapan Tempat Pertandingan Porprov XV Jabar 2026 di Depok Masuki Tahap Akhir

Berita Terbaru

Berita

80 Peserta PKA Mabes TNI Studi Lapangan di Kota Depok

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:32 WIB

Berita

JUSS Jadi Ruang UMKM Depok Perluas Pasar dan Naik Kelas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 15:28 WIB