Berikut Cara Bedakan Surat Hasil Swab Antigen Asli dan Palsu

- Reporter

Rabu, 28 Juli 2021 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Polres Metro Depok berhasil menangkap kelompok pemalsu surat hasil swab antigen di kawasan Tapos pada pekan lalu.

Bukan kali ini saja, sejumlah kasus serupa juga marak terjadi. Pengungkapan kasus serupa di beberapa wilayah tidak terlepas dari tingginya permintaan surat hasil swab antigen tersebut.

Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar menyampaikan sejumlah perbedaan yang bisa diliat antara surat hasil swab yang asli dengan yang palsu.

Berikut informasi cara melihat surat swab asli:

1.Surat hasil swab asli memiliki barcode di dalamnya. Bila discan, barcode itu akan menunjukan data hasil swab antigen pemilik yang tertaut ke link.

2.Bisa cek ke klinik atau rumah sakit yang mengeluarkan hasil swab tersebut. Konfirmasi ini kata Imran penting dilakukan untuk memastikan apakah surat dengan data yang ada dikeluarkan oleh pihak bersangkutan.

Dari berbagai sumber yang berhasil dirangkum, selain hasil swab antigen pengguna, terdapat sejumlah data yang tertera dalam surat hasil swab antigen:

1.Surat asli memiliki stampel klinik atau fasilitas yang mengeluarkan surat

2.Memiliki tanda tangan dokter di dalamnya

3.Adanya alamat klinik atau faskes yang mengeluarkan hasil swab

Imran mewanti-wanti kepada masyarakat atau pihak yang membutuhkan surat hasil swab antigen ini tidak sampai tertipu “Saya pesan kepada masyarakat tolong dicek Hasil rapid itu harus ada barcode ya. Jadi hasil seperti ini dimanfaatkan kelompok tertentu untuk mendapat keuntungan,” kata dia dikutip Rabu 28 Juli 2021.

Sebagai informasi, Polres Metro Depok merilis enam orang tersangka jaringan pemalsu surat hasil Swab Antigen. Mereka yang diamankan merupakan warga Tapos yang mengaku baru sepekan ini melancarkan aksinya tersebut.

Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar mengungkapkan, penangkapan para tersangka berinisial AS, ME, AK, RR, NN, dan MA ini  berdasarkan dengan laporan masyarakat yang masuk ke Kepolisian pada pekan lalu. Dari sana, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Mereka menawarkan kepada pengguna jasa yang membutuhkan surat tersebut tapi malas untuk melakukan prosedur tersebut.

“Modusnya si pengguna ini membutuhkan surat swab antigen, tetapi harus dinyatakan negatif. Itu syarat dari perusahaannya, dan dengan berbagai cara dia paksakan membuat surat ini kepada tersangka yang dibelakang. Dibuat lah surat itu tapi berdasarkan dari salah satu klinik,” kata Imran di Mapolrestro Depok Selasa 27 Juli 2021.

(Rohmat)

Berita Terkait

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November
Transformasi Digital Berbuah Manis, RSUD ASA Depok Sabet Penghargaan di INAHEF 2026
Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok
Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi
Bimbel PRIMAGO Depok Buka Program Konsultasi Persiapan Masuk ke Gontor dan Pesantren Modern Se Jabodetabek Tahun 2026
Qonita Lutfiyah Resmikan Renovasi PAUD Angsana Raya, Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!
Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:13 WIB

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November

Selasa, 22 September 2026 - 20:06 WIB

Transformasi Digital Berbuah Manis, RSUD ASA Depok Sabet Penghargaan di INAHEF 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:04 WIB

Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok

Selasa, 22 September 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Berita Terbaru