Pemkot Depok Atur Strategi Saat Memburuknya Pandemi Covid-19 di Tengah Keterbatasan

- Reporter

Senin, 19 Juli 2021 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Kota Depok, Jawa Barat, sebagaimana wilayah lain di Indonesia, harus menghadapi situasi darurat pandemi Covid-19 yang mengenaskan.

Kini Depok mencatat sekitar 800 kasus baru Covid-19 per hari. Kematian pada sebulan terakhir juga meningkat tajam hingga 10 kali lipat dibanding data dua bulan sebelumnya.

Di tengah keterbatasan, sejumlah upaya akan terus dilakukan pemerintah. Berikut rangkumannya:

1. Membangun tempat pemulihan guna percepatan sirkulasi rumah sakit

Pemerintah Kota Depok akan mengoperasikan Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia/Wisma Makara 2 tidak hanya sebagai lokasi isolasi terkendali bagi pasien Covid-19 bergejala ringan, namun juga sebagai tempat pemulihan.

Hal ini dilakukan sebagai strategi di tengah antrean rumah sakit yang terus terjadi saat ini.

“Nanti kalau berdasarkan pertimbangan dokternya sudah bisa dilepas, nanti pemulihannya dialihkan ke Makara 2. Sehingga, bed di rumah sakit bisa dimanfaatkan oleh pasien yang antre di IGD. Polanya jadi seperti itu,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

2. Menambah tempat isolasi

Asrama Mahasiswa/Wisma Makara UI 2 jadi lokasi ketiga tempat isolasi terkendali di Depok, sekaligus yang terbesar di antara 2 tempat isolasi lain, yaitu Pusat Studi Jepang dan Wisma Makara UI 1.

Salah satu syarat untuk diisolasi di tempat ini adalah tidak mampu melakukan isolasi mandiri karena kondisi tempat tinggal yang tidak memungkinkan.

Tujuannya, agar penularan di tempat tinggal dapat dihentikan.

Di samping itu, Pemkot Depok berharap agar Kemenkes dapat bantu mengalihfungsikan aset pemerintah pusat di Depok sebagai lokasi isolasi terkendali tambahan.

“Kementerian Kesehatan kami berharap saat ini silakan mengasistensi daerah-daerah. Misalnya, banyak tempat fasilitas negara, dalam hal ini kalau di Depok misalnya ada fasilitas Kemendikbud di Bojongsari, silakan diasistensi,” jelas juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

“Kami dari dulu mengakses itu, tempat pelatihan yang di Bojongsari, untuk tempat isolasi, sulit. Kami mudah berkoordinasi alhamdullilah selama ini dengan Universitas Indonesia,” jelasnya.

3. Mendedikasikan RSUD khusus Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok kini didedikasikan menjadi rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

Dengan demikian, RSUD Kota Depok tidak lagi menerima pasien dengan penyakit selain Covid-19.

“Ada surat dari Kementerian Kesehatan agar daerah menyiapkan satu rumah sakit yang didedikasikan untuk Covid-19,” ujar Dadang.

“Kita sudah tindaklanjuti. RSUD saat ini tidak menerima lagi pasien dirawat non-Covid-19. Jadi saat ini RSUD perawatannya didedikasikan untuk Covid-19,” jelasnya.

4. Menambah kapasitas rawat

Dadang menjelaskan, Pemerintah Kota Depok bukannya tidak menambah kapasitas rawat pasien Covid-19 di rumah sakit.

Namun, penambahan yang dilakukan belum mampu mengejar tingginya permintaan akan tempat perawatan pasien Covid-19 di Depok.

“Kita sudah menambah kapasitas bed di rumah sakit itu selama 1 bulan lebih dari 200 bed (saat ini 1.084 bed),” ungkap Dadang.

“Akan tetapi, BOR-nya (tingkat keterisiannya) tidak turun karena permintaan bed ruang perawatan itu sangat tinggi, baik oleh warga Depok maupun oleh warga luar Depok,” jelasnya.

5. Berencana refocusing anggaran

Pemerintah Kota Depok mulai mempertimbangkan kembali refocusing atau pengalihan anggaran guna menambah dana penanganan pandemi Covid-19.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan refocusing yang akan dilakukan mula-mula adalah pos anggaran yang sedianya dipakai untuk pembangunan fisik.

“Kalau yang sampai dengan bulan ini ada proyek yang belum dilelang, maka akan kita hentikan sementara anggarannya dan dialihkan untuk BTT (belanja tidak terduga). Target (refocusing) memang ada di Dinas PUPR dan Disrumkim,” kata Imam pada Sabtu (17/7/2021)

“Ini misal ya, pembangunan trotoar Margonda. Kalau memang belum ada proses lelang, maka akan kita tahan dulu dan (anggarannya) dialihkan untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Diharapkan, dana belanja tak terduga (BTT) yang saat ini disebut hanya tersisa Rp 15 miliar, bisa bertambah sekitar Rp 70 miliar dari hasil refocusing anggaran ini.

Berita Terkait

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!
Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.
Jangan Coba-Coba Bakar Sampah di Depok, Dendanya Bikin Warga Meringis!
Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi
Wawalkot Depok Ajak Generasi Muda Bangun Jembatan Persaudaraan Lintas Agama
Perkuat Pendampingan Keluarga, Wihaji Pastikan Komitmen Penurunan Angka Stunting
HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak
Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, Pemkot Depok Bagikan 1 Ton Beras di Jatijajar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:59 WIB

HUT ke 18, PIRA Depok Peduli Kompak Bergerak dan Berdampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Dana RW Rp300 Juta Bukan Sekadar Bangun Jalan! RW 10 Kelurahan RJB Pancoran Mas Kota Depok Depok Pilih Mobil Siaga, Ini Alasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Rasakan Banyak Manfaat, Warga Sukatani Tapos Ingin Wisata Keberagaman terus Berlanjut

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Rinso dan Othman Sulap Noda Pakaian Jadi Karya Fashion di Kopikalyan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Berita Terbaru

Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok saat ini sedang menata area Jalan Cinere Raya yang berlokasi di Kecamatan Cinere. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Wajah Baru Jalan Cinere Raya, Bebas Macet Akhir 2026!

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:07 WIB

Pada Rabu (14/10/26), DPUPR Kota Depok mendatangi kawasan Grand Depok City (GDC) untuk melakukan peninjauan bersama BKD dan instansi terkait. (Foto: Dok. DPUPR)

Berita Depok

Siap-Siap! Kawasan GDC Depok Bakal Dibikin Lebih Paten.

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:04 WIB

Penandatanganan Perjanjian Bersama antara Serikat Pekerja PT Bumiputera Wisata (Hotel Bumi Wiyata) dan pihak manajemen berlangsung di Ruang Bougenville pada Selasa (13/10/26), disaksikan langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri. (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Damai di Bumi Wiyata: Pemkot Depok Banjir Apresiasi

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:13 WIB