Indonesia Teratas, Ini 5 Negara dengan Kasus Harian Corona Tertinggi

- Reporter

Jumat, 16 Juli 2021 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Penambahan kasus Corona harian di Indonesia kini telah mencapai 50 ribuan kasus. Angka ini membuat Indonesia menjadi negara dengan kasus tertinggi di dunia.

Data realtime yang ditampilkan oleh laman worldometers menempatkan bahwa Indonesia di posisi pertama kasus Corona harian dunia.

Per 15 Juli kemarin Indonesia telah mencatat 56.757 kasus baru sehingga total kasus mencapai 2.726.803. Dan sementara itu, di posisi kedua tertinggi dunia ada Brasil yang mencatat 52.789 kasus baru. Sedangkan total kasus Corona Brasil mencapai 19.262.518 kasus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya disusul oleh Inggris yang mencatat 48.553 kasus baru dengan total 5.281.098 kasus. Sedangkan India kini menempati posisi keempat kasus harian tertinggi di dunia. India mencatat 39.072 kasus baru dengan total 31.025.875 kasus. Selanjutnya, di posisi kelima ada Amerika Serikat (AS) dengan 36.674 kasus baru dan total kasus 34.887.155.

Berikut ini data lima besar negara dengan kasus Corona harian tertinggi berdasarkan peringkat:

1. Indonesia: 56.757
2. Brasil: 52.789
3. Inggris: 48.553
4. India: 39.072
5. Amerika Serikat: 36.674

Skenario terburuk

Tambahan kasus 56.757 di Indonesia ini makin mengkhawatirkan. Skenario terburuk dalam penanganan pandemi COVID-19, yang sebelumnya diungkapkan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, sudah dijalankan. Skenario terburuk tersebut dijalankan agar angka kasus harian Corona tidak sampai menyentuh 100 ribu kasus.
Luhut-lah yang mengungkapkan sendiri bahwa skenario terburuk sudah dijalankan. Harapannya, penambahan kasus Corona tidak mencapai 60 ribu kasus per hari.

“Kami sudah masuk pada worst-case scenario yang sudah kami duga kita akan naik di atas,” kata Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers yang disiarkan via Zoom dan YouTube, Kamis (15/7/2021).

“Ya kita berharap jangan lebih dari 60 ribu, karena itu nanti mesti ada perkiraan lain lagi,” sambungnya.

Seperti apa skenario terburuk pemerintah? Luhut sebelumnya telah mengungkapkan komunikasi pemerintah dengan negara sahabat. Pemerintah sudah membuka komunikasi, di antaranya, dengan Singapura dan China.

“Kalau ada yang bilang tadi perlu bantuan dari luar, kita juga sudah komunikasi dengan Singapura, kita komunikasi juga dengan Tiongkok, dan komunikasi dengan sumber-sumber lain,” ungkap Luhut, 6 Juli lalu.

Lalu siang kemarin, Luhut juga mengatakan sejumlah langkah yang telah dilakukan pemerintah. Pemerintah sudah mengamankan stok vaksin sejumlah 480,7 juta dosis. Di mana pemerintah menargetkan 1 juta vaksinasi per hari.

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru