Mahasiswa FTUI Raih Dua Gelar Juara Pada Lomba Rancang Jembatan Ramah Lingkungan

- Reporter

Kamis, 17 Juni 2021 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok,.com- Tiga mahasiswa Departemen Teknik Sipil FTUI angkatan 2017, Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), berhasil meraih Juara Pertama dan Juara Favorit pada ajang Sustainable Bridge Competition (SBC) yang merupakan bagian dari 9th Civil on Action (CIA) yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Tiga mahasiswa yang tergabung dalam Tim Nirbita Gardapati tersebut adalah Alfetra Henoch Tandita, Muhammad Bisma Prasetyo, dan Vania Callista, dibimbing oleh dosen Departemen Teknik Sipil FTUI, Dr. Ir. Yuskar Lase, DEA.

Sustainable Bridge Competition (SBC), pada 9th Civil on Action (CIA) merupakan lomba keilmuan teknik sipil tingkat nasional yang mengusung tema Efficient and Future-Oriented Bridge Design as Breakthrough to Accelerate Sustainable Development. Kompetisi yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh 27 tim pada tahap seleksi proposal (18 Februari – 16 April 2021). Pada tahap final yang dilaksanakan pada 30 Mei 2021, hanya delapan tim terpilih yang dapat mempresentasikan gagasannya.

“Desain jembatan ini terinspirasi oleh perjuangan masyarakat desa Panca Kubu dan desa Gampong Panca, Aceh, yang selama 17 tahun terakhir terpisah oleh sungai dan tidak ada akses penghubung di antara kedua desa. Tim kami membuat desain jembatan yang diberi nama Gulam Syedara yang dalam Bahasa Aceh berarti Memikul Saudara. Jembatan ini merupakan jembatan pelengkung baja dengan bentang 80 meter dan lebar 10 meter,” ujar Vania.

“Setelah lolos dari seleksi proposal, pada babak final seluruh finalis mempresentasikan metode konstruksi perakitan jembatan rancangan masing-masing. Selain metode konstruksi jembatan, tim kami juga menyampaikan perhitungan emisi karbon akibat transportasi dan material pembuatan jembatan Gulam Syedara serta menentukan strategi untuk mengurangi emisi karbon dalam pembangunannya,” kata Bisma.

“Metode konstruksi jembatan Gulam Syedara menggunakan metode sliding support dimana jembatan dirakit terlebih dahulu hingga selesai, kemudian didorong ke seberang sungai dengan menggunakan hydraulic jack. Kami juga melakukan analisis emisi karbon (carbon footprint analysis) yang dihasilkan dalam pembangunan jembatan ini untuk memastikan bahwa desainnya ramah lingkungan,” ujar Henoch menjelaskan terkait desain jembatan tersebut.

“Para mahasiswa ini belum pernah mengambil mata kuliah struktur jembatan dan struktur baja lanjut sebelum kompetisi ini, akan tetapi dengan gigih dan pantang menyerah, mereka belajar secara otodidak melalui konsultasi daring. Terbukti bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil, ketiga mahasiswa yang rajin dan cerdas ini mampu mengimplementasikan metode konstruksi jembatan yang inovatif dan modern serta membawa pulang prestasi membanggakan bagi FTUI,” kata Dr. Ir. Yuskar Lase, DEA., yang memiliki kepakaran di bidang struktur jembatan, gempa, dan bangunan tinggi.

Jembatan Tim Nirbita Gardapati diharapkan dapat dipergunakan untuk membangun berbagai jembatan ramah lingkungan di penjuru Indonesia.  Video animasi konstruksi jembatan Gulam Syedara dapat diakses melalui tautan http://bit.ly/jgulam.

Berita Terkait

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026
SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026
Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren
Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan
Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia
23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”
SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00 WIB

Kelas Persiapan Masuk Gontor Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

SMP Sumbangsih Pasar Minggu Jakarta Selatan Gelar Pelepasan Siswa Di Yogyakarta Tahun 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:44 WIB

Program Assesment Primago 2026, Kunci Mengetahui Kemauan dan Kemampuan Sang Buah Hati Sebelum Masuk Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Berita Terbaru