Pemerintah Wajibkan Kapal Barang dari India Isolasi 14 Hari

- Reporter

Selasa, 25 Mei 2021 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Pemerintah mewajibkan kapal barang dari India isolasi selama 14 hari. Pasalnya sudah terdeteksi bahwa 14 awak kapal terinfeksi Covid-19 varian Mutasi asal India.

Dilansir dari cnnindonesia.com ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto menyatakan kapal barang dan kargo dari India harus diisolasi selama 14 hari setiba di Indonesia.

Tak hanya barang, awak yang berada dalam kapal juga harus diisolasi di atas kapal. Instruksi tersebut menyusul terdeteksinya 14 awak kapal Filipina yang terinfeksi Covid-19 varian mutasi asal India, B.1617.2.

“Khusus untuk kapal yang pernah atau berasal dari India untuk dilakukan isolasi di kapal selama 14 hari. Artinya, kami isolasi di kapal bagi barang atau kargo yang pernah masuk India,” kata Airlangga dalam konferensi pers daring, Senin (24/5).

Selain itu, ia juga menyebut kawasan pelabuhan ikut menjadi prioritas pemerintah untuk vaksinasi covid-19.

“Arahan presiden untuk kapal dan pelabuhan diprioritaskan untuk dilakukan vaksinasi,” tambahnya.

Terpisah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah mengungkapkan sebanyak 42 dari 179 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cilacap Jawa Tengah terpapar virus corona usai menangani belasan anak buah kapal (ABK) Filipina yang terinfeksi mutasi virus SARS-CoV-2 varian B1617.2.

Total ada 14 ABK yang terpapar varian asal India itu. Satu dari 14 orang ABK meninggal dunia, sementara 13 lainnya masih menjalani perawatan. Mereka merupakan ABK MV Hilma Bulker yang secara periodik melakukan pengiriman gula rafinasi asal India ke Cilacap.

“Kami melakukan tracing terhadap nakes yang kontak dengan ABK tersebut, kita tengarai ada 179 nakes yang kontak dengan ABK, dan ada 42 yang confirm positif,” kata Kepala Dinkes Jateng Yulianto dalam rapat koordinasi daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Pusdalops BNPB, Minggu (23/5) sore.

 

Sumber dan foto: cnnindonesia.com

Berita Terkait

MUI Depok Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas
Wajah Baru Taman Meruyung: DLHK Depok dan Warga Gotong Royong Molekkan Ruang Terbuka Hijau
Diduga Tabrak Site Plan dan Area Sempadan Danau, Kolam Renang Shila at Sawangan Disegel Satpol PP Depok
Semarak Tahun Baru Islam di Depok: Kajian Al-Hikam hingga Santunan Ratusan Anak Yatim
Pemkot Depok Peringati 1 Muharram 1448 H dengan Pengajian Al-Hikam dan Santunan Anak Yatim
Akses Kesehatan Makin Mudah, 711 Buruh di Depok Terima Kartu Bhayangkara Prioritas
Bunda Forum Anak Depok Ajak Anak Jaga Kesehatan Mental dan Bijak Manfaatkan Teknologi

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:10 WIB

MUI Depok Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:47 WIB

Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:13 WIB

Wajah Baru Taman Meruyung: DLHK Depok dan Warga Gotong Royong Molekkan Ruang Terbuka Hijau

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:48 WIB

Diduga Tabrak Site Plan dan Area Sempadan Danau, Kolam Renang Shila at Sawangan Disegel Satpol PP Depok

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pemkot Depok Peringati 1 Muharram 1448 H dengan Pengajian Al-Hikam dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:09 WIB

Akses Kesehatan Makin Mudah, 711 Buruh di Depok Terima Kartu Bhayangkara Prioritas

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:43 WIB

Bunda Forum Anak Depok Ajak Anak Jaga Kesehatan Mental dan Bijak Manfaatkan Teknologi

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:29 WIB

Ketua RW 15 Kemirimuka Tegaskan Dana RW Rp300 Juta Digunakan untuk Kepentingan Warga

Berita Terbaru