Mr.Ho Menggarap lagu yang berjudul “Laki laki laku” yang mempunyai banyak pesan dan kritik sosial

- Reporter

Kamis, 4 Maret 2021 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keberadaan Mr. Ho memang menarik perhatian para pecinta musik tanah air. Lagu-lagu daerah yang dinyanyikan penyanyi asal Purworejo, Jawa Tengah ini kerap menuai kritik dari masyarakat atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, sebagai counter-mainstream trend musik Indonesia saat ini. Nama asli Mr.Ho adalah Bambang Sri Mulyono (Bambang Sri Mulyono), lahir pada tanggal 6 Maret 1973 di Jakarta.

Awalnya, Mr.Ho adalah seorang karyawan sebuah perusahaan. Karena pemecatannya, Tuan He punya banyak waktu untuk bermain gitar di rumah. Para tetangga menasihati Tuan He untuk menunggu agar dia bisa melahirkan. Sejak itu, Mr.Ho turun ke jalan untuk mengungkapkan nasib rakyat kecil dan realitas kehidupan yang dialaminya.

Melihat potensi Mr.Ho, distributor perusahaan rekaman musik Indonesia Records dan Napak Boemi Indonesia resmi merekrut Mr.Ho pada Kamis, 4 Maret 2021. Sebagai terobosan pertama Pak Ho di Indonesia Records, Pak Ho akan merilis video untuk memutar “Laki Laki Laku” di channel YouTube Napak Boemi, Indonesia pada hari Rabu, 17 Maret 2021. Mr.Ho berkata: “Ya, saya musik jujur, bukan mengarang cerita.

Rekaman Indonesia tidak menyensor karya saya. Itu impian saya sebagai artis musik.” Mr.Ho, yang tinggal di Jakarta, diwawancarai melalui WhatsApp-nya akun pada Kamis Say (4/3) / 2021).

Mr.Ho puas dengan Indonesia Records karena industri musik memiliki prinsip dan kematangan yang sama, tidak mengikuti trend pasar, tapi berharap pasar mengikuti trend. Mr.Ho berkata: “Di perusahaan rekaman Indonesia, saya ingin menjadi musisi yang berbeda karena saya tidak ingin mengikuti musisi yang sedang booming itu.”

Mr.Ho mengaku suka pada semua genre musik. Karena tampilan dreadlock alias rambut gimbal yang dimilikinya, orang-orang mengira Mr.Ho adalah musisi reggae. Tapi Mr.Ho merasa lebih kental di jalur rock ballads.

Anggapan orang bahwa Mr.Ho ter-inflame Bob Marley, Mr.Ho mengatakan, “Bob Marley kan revolusioner musik yang mengusung reggae murni dan sudah jadi ikon musik reggae, karyanya juga tentang kritik sosial. Sebenarnya tujuan saya dengan Bob Marley mungkin sama. Bedanya ya, vokal saya lebih sedikit ngerock. Soal rambut mungkin sama gimbal, tapi kami tetap berbeda lah.”

Soal rambut gimbalnya, Mr.Ho mengatakan karena ia tidak senang nyisir, dan biar kelihatan ‘liar’. Mr.Ho berkecimpung di musik lebih ke jalanan. Dari situ, Mr.Ho jadi banyak belajar tentang kehidupan yang real, membuat karya lagunya lebih kepada realita. Awalnya iseng saja Mr.Ho bikin lagu, tapi karena ia bawakan untuk mengamen, lama-lama Mr.Ho jadi sering menulis lagu. Sayangnya, ada sebagian yang ia lupa, karena tidak ada yang merekamnya.

Salah satu lagu kritik sosial dari Mr.Ho berjudul Reformasi Masturbasi, diangkat Mr.Ho dari kejadian nyata, soal ketidakadilan yang terjadi pada saat itu, banyak musisi jalanan ditangkap, lalu dimasukkan ke sel. Lagu tersebut pernah dengan lantang dinyanyikan Mr.Ho di atas bus, di depan ramai penumpang. Selain itu, Mr.Ho ada menyimpan lagu Solusi Korupsi, nanti akan ia rilis pada saat yang tepat.

“Inspirasi saya dalam menulis lagu datangnya tidak pasti. Kadang saya berjalan pun kalo dapat ide bagus, saya save di memori otak. Saat saya rileks, baru saya tulis cerita yang saya ingat. Bagi saya, lagu tidak bisa dipaksakan menulisnya, nanti hasilnya hambar,” kata Mr.Ho.

Sebagai musisi nasional, Mr.Ho dan Nagaswara merilis 3 lagu. Nama lagu-lagunya adalah: Kamu Bohong (2015), Melody Rindu (2016) dan NKRI Bersatu (2018). Pemilik rekaman Indonesia Rulli Aryanto mengatakan pada kesempatan yang sama bahwa dia ingin membawa Mr.Ho ke rekaman Indonesia karena itu seperti nama perusahaan rekaman.

Indonesia itu luas, kaya, kaya akan budaya dan adat istiadat, termasuk karya yang banyak, sehingga asalkan berkarakteristik Indonesia dan jujur, tidak akan membatasi pekerjaan dan tetap mengikuti norma-norma yang tidak akan menyiksa orang lain dan tidak akan menyinggung SARA.

“Indonesia Records berharap bisa menjadi wadah bagi karya-karya musisi Indonesia, dan mendorong nama-nama musisi Indonesia dan karyanya di era musik digital ini dikenal dunia. Informasi mengenai record Indonesia bisa dilihat di fan page Facebook dan Instagram Rekaman @. Indonesia, atau gunakan nomor Whatsapp + 62819-1457-7088, ”kata Rulli Aryanto.

Seperti yang dikatakan Rulli Aryanto, dari proses perekaman hingga pembuatan video lirik, single Hu Jintao yang akan dirilis oleh Indonesia Records sudah rampung. Lagu ini adalah karya Mr.Ho dan berjudul “Laki Laki Laku”. Proses produksi lagu diselesaikan oleh Luddy Roos (produser musik), Eckel Roos (mixing) dan Axel Naray (mastering).Ditindaklanjuti di MJ Studio di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Video lirik dari lagu Laki Laku Mr. Mr. dibawakan oleh Indonesian Records (perusahaan rekaman) dan Zulpadli Damas (sutradara dan editor) dibawakan oleh Napak Boemi Indonesia (Napak Boemi Indonesia), Eckel Ruth (DOP) dan Billy Joe ( kru) bertanggung jawab untuk penanganannya.

“Saya akan rilis karya lagu yang kontra tapi benar. Saya nggak mau karya yang sama dengan orang lain punya karya. Tetap saya pertahankan ideologi saya dalam berkarya,” kata Mr.Ho.

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina
Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an
Pawai Obor Santri dan Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:25 WIB

SMK BUDHI Warman 2 Gelar Kegiatan Goes To Yogyakarta Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:49 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Terima 1 Ekor Sapi Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H dari UPZ Bazma Pertamina

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:30 WIB

Kementrian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia Salurkan Hewan Kurban ke Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago 2026: Keberkahan dan Manfaat Untuk Para Penghafal Qur’an

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:46 WIB

Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:03 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:44 WIB

Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:14 WIB

Rihlah MI Tarbiyatusshibyan ke Bandung Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terbaru