oleh

Pelanggaran Pilkada Jawa Barat di Tahun 2020, Bawaslu Selesaikan 288 Kasus

Siarandepok.com – Sebanyak 288 kasus pelanggaran yang ada pada pilkada Jawa Barat tahun 2020 telah diselesaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat. Pelanggaran ini terjadi pada Pilkada Serentak di 8 kota atau kabupaten di Jawa Barat.

Usai acara Refleksi Pengawasan Pilkada di Pantai Timur Pangandaran, Komisionet Bawaslu Jawa Barat Sutarno, mengungkapkan bahwa pelanggaran itu terjadi di dalam berbagai kategori. Kategori yang dimaksud yaitu 68 pelanggaran administrasi, 24 pelanggaran kode etik, 15 pidana pemilu dan 75 pelanggaran lainnya. Pelanggaran atau perkara tersebut sudah bisa diselesaikan.

“Pelanggaran lainnya itu termasuk pelanggaran netralitas atau Kepala Desa,” kata Sutarno.

Koordinator Divisi Pengawasan Gaga Abdillah mengatakan Kabupaten Pangandaran pada tahun 2020, terdapat 19 temuan dan 34 laporan selama Pilkada.

“Dalam semua tahapan mulai dari pemutakhiran pemilih sampai penghitungan suara, Bawaslu telah memainkan peranan pengawasan. Misal di saat pemutakhiran data kami mengawasi adanya pemilih ganda,” kata Gaga.

“Selama proses Pilkada ini tentu banyak hal-hal yang menjadi catatan serta bahan evaluasi bagi kami. Namun, yang terpenting kami sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan,” tutup Gaga.

 

(SZ)

(DMC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru