Perayaan Hari Valentine Dilarang di Kota Depok, Disdik Mengatakan Bukan “Budaya Indonesia”.

- Reporter

Senin, 15 Februari 2021 - 11:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com-14 februari hari perayaan untuk kasih sayang atau valetine days sehingga ada tradisi kasih hadiah coklat dan sebagainya kepada pacar,teman,orang tua, dll.ya kebanyakan yang merayakan masyarakat yang masih muda yang mengikuti perayaan tersebut.

Namun, peserta didik merayakan hari valetine dilarang oleh Disdik Kota Depok. Melalui surat edaran, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, larangan perayaan Valentine Day bertujuan untuk mengembangkan karakter dan kepribadian peserta didik yang berakhlak mulia. Selain itu, pelarang tersebut menjaga peserta didik dari kegiatan yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada.

“Kami melarang perayaan Valentine Day karena tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan budaya Indonesia,” ujar Thamrin, Minggu (14/2/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Kota Depok sudah mengeluarkan surat edaran tentang pelarangan merayakan hari kasih sayang tersebut. tertuang dalam surat bernomor 005/1686/Disdik/2021 dan ditandatangani langsung oleh Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin.Surat yang dikeluarkan tersebut ditujukan kepada pengawas SD dan SMP, Kepala SD Negeri maupun Swasta, Kepala SMP Negeri atau Swasta, dan pimpinan lembaga pendidikan non-formal lainnya.

Lima poin yang disampaikan dalam surat tersebut yaitu, menghimbau peserta didik agar tidak merayakan hari valentine. Pengawas, kepala sekolah, dan guru melakukan pengawasan di satuan pendidikannya masing-masing. Menanamkan sikap dan perilaku melestarikan nilai-nilai luhur budaya Indonesia di lingkungan sekolah.

“Kemudian mengambil langkah pencegahan terhadap kegiatan perayaan valentine day, serta mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) guna mencegah penularan Covid-19,” tutupnya.

 

Penulis:RIZ

Editor: DMC

 

<

Berita Terkait

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren
Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler
1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online
Peringati World Population Day, Fazar Ingatkan Peluang Sekaligus Tantangan Kependudukan Di Jawa Barat
Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia
Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 16 Juli 2024 - 09:06

Gilanya Fans Sepakbola Copa Amerika, Apakah seperti Fans Sepakbola Indonesia? 

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:59

DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Senin, 15 Juli 2024 - 11:10

Seminar Online Primago 2024“Bagaimana Peran Orang Tua  Dalam Memondokkan Anaknya Di Pesantren

Minggu, 14 Juli 2024 - 17:29

Bangun Potensi dan Karakter Santri, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Pembukaan Kegiatan Ekstrakurikuler

Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:16

1 Windu Berkiprah, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago adakan Syukuran dan Seminar Online

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:58

Grand Syaikh Al-Azhar Apresiasi Pondok Pesantren Darunnajah Dalam Memperkuat Pendidikan Agama Islam di Indonesia

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:01

Ulama Besar, Grand Syaikh Al-Azhar Bakal Hadir di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Senin, 8 Juli 2024 - 18:38

Madina Muharram Festival 1446 H, Ramah Keluarga, Beribu Manfaat

Berita Terbaru