Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal

- Reporter

Jumat, 5 Februari 2021 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo by Google

Photo by Google

siarandepok.com – Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19 massal untuk para tenaga kesehatan (Nakes) wilayah DKI Jakarta, pada Kamis (4/2) di Istora Senayan, Jakarta. Kegiatan vaksinasi massal tersebut, diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Presiden Joko Widodo meninjau didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 13.11 WIB. Setelah itu, presiden langsung meninjau jalannya alur pendaftaran peserta vaksinasi massal, proses penapisan kesehatan, hingga observasi yang dilakukan terhadap peserta yang telah menerima suntikan dosis vaksinasi di meja-meja yang telah disusun sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Presiden Jokowi menjelaskan vaksinasi massal tersebut bertujuan untuk semakin mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan agar pemerintah dapat segera memulai pelaksanaan vaksinasi untuk tahap berikutnya.

“Meskipun di puskesmas-puskesmas, di rumah sakit, di daerah-daerah juga sudah mulai vaksinasi tapi kita ingin mempercepat proses vaksinasi sehingga di Istora Senayan secara massal di mulai vaksinasi untuk tenaga kesehatan yang kita harapkan ini akan mempercepat dan tidak hanya di Istora Senayan, akan dilaksanakan di pasar-pasar. Pendekatannya ke arah sana, kemudian ke pusat-pusat ekonomi dan jasa sehingga kecepatan ini akan kita peroleh.” Jelas Jokowi.

“Sampai saat ini 700.266 dari total Nakes sebanyak 1,5 juta artinya baru 45%. Inilah yang kita kejar sehingga kita nanti bisa segera memulai yang di luar Nakes yang kita harapkan vaksinasi bisa dipercepat,” lanjutnya.

Presiden Jokowi menyebutkan ada dua hal penting yang bisa memotong penularan Covid-19.

“Tetap bahwa dua yang penting dalam mengurangi, memotong laju penularan adalah yang pertama yang paling penting 3M memakai masker, kemudian menjaga jarak, mencuci tangan. Terus yang kedua laju penularan juga bisa kita potong, dikurangi dengan vaksinasi.” Tutup Jokowi.

 

Penulis RR

Editor: SFP

 

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok
Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta
PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat
Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan
Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru
Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi
Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:06 WIB

Tasyakuran HUT ke-27, Supian Suri Sampaikan Harapan dan Program Masa Depan Depok

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

PSAD Memukau di Paripurna HUT Depok ke-27, Tampil Penuh Harmoni dan Semangat

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Hadiri Rapat Paripurna DPRD dalam Rangka HUT Ke 27 Kota Depok, Walikota Depok Tegaskan Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah dan Kemacetan

Jumat, 24 April 2026 - 12:08 WIB

Tasyakuran HUT Depok ke 27, Walikota Depok Supian Suri Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis hingga Pengolahan Sampah Modern

Kamis, 23 April 2026 - 11:23 WIB

Uji Keyakinan, Kuil di India Wajibkan Pengunjung Minum Campuran Urin Sapi

Kamis, 23 April 2026 - 11:19 WIB

Dilema Trump: Ingin Akhiri Perang Iran, Tapi Teheran Menolak Takluk

Kamis, 23 April 2026 - 11:17 WIB

2 Wanita Joki UTBK Unsulbar Ditangkap, Modus Pakai HP Jadul dan KTP Palsu

Berita Terbaru

Berita Depok

Kolaborasi Kunci Pembangunan Depok, Libatkan Provinsi dan Swasta

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:04 WIB