Warga Cianjur Terima Bansos Ayam Hidup

- Reporter

Selasa, 26 Januari 2021 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Di kecamatan Pagelaran, Cianjur, Jawa Barat pada senin (25/1) dihebohkan dengan Bansos yang diberikan oleh pemerintah di sana. Enam ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (PBNT) menerima ayam hidup untuk komoditas protein hewani yang biasanya dalam bentuk daging ayam potong atau daging sapi.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur, Surya mengatakan, baru mendapat laporan terkait dengan ini. Sehingga pihaknya akan menindaklanjutinya (Senin).

“Ini baru pertama kali ada komoditi yang diganti dengan ayam hidup bukan daging ayam potong yang diterima KPM. Kami baru mendapat laporan terkait hal tersebut. Namun selama tidak ada yang keberatan, mungkin bukan masalah. Tapi, kami akan tindaklanjuti terkait 6.000 lebih KPM penerima ayam hidup dari E-waroeng di Kecamatan Pagelaran,” ucapnya.

Ada beberapa orang yang tidak bisa menikmati Bansos ayam hidup tersebut. Dikarenakan beberapa jam setelah penerimaan ayam tersebut mati. Warga juga sangat keberatan karena biasanya yang mendapatkan daging siap olah ini harus dari proses penyembelihan terlebih dahulu. Tidak ada aturan dalam pedoman umum PBNT terkait Bansos ayam hidup.

Kepala Desa Pagelaran, Rachmat Rusyandi mengatakan, mengaku belum mendapat jawaban dari pihak terkait. Mulai dari E-waroeng dan pendamping TKSK mengenai digantinya daging ayam potong dengan ayam hidup.

“Sebagian besar KPM mempertanyakan hal tersebut. Mereka lebih memilih daging yang tinggal diolah dibandingkan ayam hidup. Kami lihat di pedoman umum dalam bentuk daging bukan ayam hidup. Kami masih menunggu jawaban dari E-waroeng dan pemasok,” ucapnya.

Penulis: RR

Editor: SFP

Berita Terkait

Dorong Kemandirian Warga, TP-PKK Depok Luncurkan Program Gelari Pelangi di Pengasinan
Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer
Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI
Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Supian Suri Apresiasi Loyalitas KuduSS Ramah dalam Mengawal Janji Kampanye untuk Masyarakat Depok
Raker KuduSS Ramah Jadi Forum Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Tokoh Masyarakat Mengawal Pembangunan Depok
Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:06 WIB

Dorong Kemandirian Warga, TP-PKK Depok Luncurkan Program Gelari Pelangi di Pengasinan

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:38 WIB

Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:37 WIB

Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:36 WIB

Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:55 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:51 WIB

Raker KuduSS Ramah Jadi Forum Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Tokoh Masyarakat Mengawal Pembangunan Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:09 WIB

Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Berita Terbaru