Wali Kota Depok, Mohammad Idris Jelaskan Penerima Dana Jaring Pengaman Sosial

- Reporter

Selasa, 21 April 2020 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selasa, (21/04/2020) Ketua
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sekaligus Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerangkan
perkembangan COVID-19. Selama kurang lebih seminggu data yang terkonfirmasi sejumlah 198, lalu yang sembuh 13 dan meninggal 16

Mohammad Idris menambahkan
Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 43 orang, status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh PHEOC (Public Health Emergency Operating Center) Kemenkes RI.

Orang Nomor satu Kota Depok inipun menjelaskan Terkait data Jaring Pengaman Sosial (JPS) bahwa penerima JPS
adalah warga yang masuk dalam DTKS dan Non DTKS. Yang termasuk dalam data Non DTKS adalah penduduk rentan yang berdomisili di Kota Depok, baik yang ber-KTP Depok maupun yang ber-KTP luar Kota Depok yang terdampak COVID-19 yaitu : keluarga miskin/rentan miskin,
pekerja sektor informal/harian, individu/masyarakat lainnya yang memiliki resiko sosial.

“Data ini divalidasi oleh Dinas Sosial Kota Depok. Dari data yang sudah divalidasi, 30.000 KK dibantu oleh Pemerintah Kota Depok dan sisanya diusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat”, ujar Mohammad Idris.

Dikatakannya pula berkenaan dengan pelaksanaan PSBB, berdasarkan hasil pemantauan lalu lintas dari tanggal 15
April sampai dengan 19 April 2020 terjadi penurunan volume kendaraan sebesar 11,43%, akan tetapi pada tanggal 20 April 2020 terjadi peningkatan kembali volume kendaraan (mobil dan motor) yang terindikasi dari perpindahan penggunaan moda transportasi kereta ke moda transportasi mobil dan motor, disamping itu masih banyaknya kantor-kantor dan perusahaan di Jakarta masih beraktivitas.

“Pada masa PSBB ini, rata-rata pelanggaran pengguna jalan dengan tidak menggunakan masker dan sarung tangan,” pungkas Idris .

Berita Terkait

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo
Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar
Forkopimda Depok Pererat Sinergi Lewat Mancing Bersama Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66
Wakil Ketua DPRD Depok Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Ribuan Warga Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Timur GDC Depok
Jalin Sinegritas Forkopimda Mancing Bersama, Ciptakan Pemerintah Yang Bersih
Mempererat Kebersamaan Lewat Joran: Lomba Mancing Hari Bhakti Adhyaksa Jadi Ajang Sinergi Pemkot Depok
Kolaborasi Forkopimda Depok: Manfaatkan Urban Farming Lewat Tanam Bawang Merah

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:27 WIB

Santunan Anak Yatim Warnai Kegiatan Wisata Keberagaman RW 07 Limo

Senin, 20 Juli 2026 - 20:34 WIB

Dishub Depok Segera Luncurkan Angkot Listrik, Siap Layani Trayek Terminal Depok–Jatijajar

Senin, 20 Juli 2026 - 20:25 WIB

Forkopimda Depok Pererat Sinergi Lewat Mancing Bersama Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-66

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wakil Ketua DPRD Depok Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 20 Juli 2026 - 20:13 WIB

Ribuan Warga Ramaikan Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Timur GDC Depok

Senin, 20 Juli 2026 - 12:52 WIB

Mengintip Hadiah Fantastis yang Dibawa Pulang Timnas Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Kemeriahan Nobar Final Piala Dunia 2026, Alun-Alun Timur Depok Dipadati Ribuan Suporter

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kolaborasi Forkopimda Depok: Manfaatkan Urban Farming Lewat Tanam Bawang Merah

Berita Terbaru