Kenali Tahi Lalat Normal dan Tahi Lalat Penyebab Kanker Kulit

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2020 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok – Setiap orang pasti memiliki tahi lalat di bagian wajah ataupun tubuh. Ada yang memiliki banyak tahi lalat atau hanya beberapa saja. Kadang kita merasa rishi jika memiliki banyak tahi lalat, terutama tahi lalat yang menonjol atau tidak datar. Namun, tahukah kalian. Tahi lalat dikategorikan dalam 2 kategori, yang pertama tahi lalat normal dan yang kedua adalah Tahi Lalat yang dapat menyebabkan kanker kulit.

 

 

Mendengar kata kanker kulit, tentunya membuat ke khawatiran bagi kita yang memiliki tahi lalat. Namun, tidak perlu khawatir. Tidak semua tahi lalat dapat menjadi penyebab kanker kulit. Berikut adalah perbedaan, bagaimana mengenali tahi lalat normal atau tahi lalat yang dapat menyebabkan kanker kulit :

 

 

  1. Tahi lalat normal berwarna merata keunguan, hitam pekat, kecokelatan, dan kemerahakan. Selain itu tahi lalat normal dapat menyatu rata dengan kulit, timbul terangkat, atau bahkan mengeluarkan rambut
  2. Tahi lalat kanker kulit biasanya baru muncul setelah mengalami masa remaja awal. Tahi lalat ini dapat tumbuh, dari awal yang hanya datar rata dengan kulit, kemudian menjadi tumbuh dan membesar. Jika tahi lalat anda mengalami perubahan bentuk, warna, ukuran, dan tahi lalat anda tidak seperti tahi lalat anda yang lainnya. Sebaiknya anda perlu berkonsultasi diri pada dokter anda.

 

Berita Terkait

Aspirasi Terwujud! Warga Depok Jaya Kini Miliki Ambulans Siaga untuk Layanan Darurat
Kunjungi Ibu Melahirkan Tepat Di Hari Keluarga, Menteri Wihaji Ingin Tradisi Ini Terus Terjaga
DP3AKB Jawa Barat Siap Wujudkan Keinginan Gubernur, Jawa Barat Bebas Stunting
Meriahnya CFD Perdana di Depok, Warga Padati Jalan Margonda
2 Menteri Pantau Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Didampingi Wali-Wakil Wali Kota Depok
Dukung Program Walikota Baru, RSIA Setia Bhakti Siap Melayani Kesehatan Warga Depok Secara Maksimal
Penjangkauan Korban Perempuan Kasus Penganiayaan oleh Opang di Cimekar, Kabupaten Bandung
Wihaji Apresiasi Inovasi Rumah Ceting sebagai Upaya Perangi Stunting di Bogor

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:25 WIB

Sekda Depok Dorong Kepala Disrumkim Baru Tancap Gas Lanjutkan Pembangunan

Berita Terbaru