Korban Virus Corona Sebanyak 100 Orang, AS dan Kanada Keluarkan ‘Travel Warning’ ke China

- Reporter

Selasa, 28 Januari 2020 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandatory Credit: Photo by JASON SZENES/EPA-EFE/Shutterstock (10424268c)
US President Donald J. Trump speaks during a press conference being held on the sidelines of the opening of the 74th session of the United Nations General Assembly in New York, New York, USA, 25 September 2019. Democrats in the United States Congress announced they are beginning a formal impeachment inquiry as a result of a President Trump's actions on a phone call with the president of Ukraine.
US President Donald Trump Press Confence, New York, USA - 25 Sep 2019

Mandatory Credit: Photo by JASON SZENES/EPA-EFE/Shutterstock (10424268c) US President Donald J. Trump speaks during a press conference being held on the sidelines of the opening of the 74th session of the United Nations General Assembly in New York, New York, USA, 25 September 2019. Democrats in the United States Congress announced they are beginning a formal impeachment inquiry as a result of a President Trump's actions on a phone call with the president of Ukraine. US President Donald Trump Press Confence, New York, USA - 25 Sep 2019

Siarandepok.com- Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberi peringatan kepada warganya agar tidak melakukan perjalanan ke China. Sementara itu, Kanada mengeluarkan ‘travel warning’ dalam cakupan sempit, menyusul kematain karena penyebaran virus corona mencapai 100 orang, Senin (27/01/2020).

Dikutip dari Reuters, Selasa (28/1/2020), Komisi kesehatan Provinsi Hubei China mengatakan pada hari Selasa (28/1/2020) bahwa 100 orang telah meninggal akibat virus pada Senin,  27 Januari 2020, menurut sebuah pernyataan online, naik dari jumlah sebelumnya 76, dengan jumlah kasus yang dikonfirmasi di provinsi itu naik menjadi 2.714.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Telah dilaporkan kematian lain di tempat berbeda di China, termasuk yang pertama di Beijing, sehingga sejauh ini jumlah korban mencapai 106, menurut People’s Daily. Surat kabar pemerintah menyebut jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China 4.193, meskipun beberapa ahli menduga jumlah yang jauh lebih tinggi.

Pada hari Senin (27/1/2020), Presiden AS Donald Trump menawarkan bantuan apa pun yang diperlukan kepada China. Sementara itu, Departemen Luar Negeri mengatakan warga Amerika harus “mempertimbangkan kembali” mengunjungi seluruh China karena virus itu.

Kanada yang memiliki dua kasus konfirmasi dan sedang menyelidiki 19 lebih banyak kasus potensial, memberi peringatan kepada warganya untuk menghindari perjalanan ke Provinsi Hubei China, di jantung wabah.

Sementara itu, karena tanggapan awal masyarakat terhadap virus tersebut Pihak berwenang di Provinsi Hubei semakin sering mengecam mereka. Perdana Menteri China Li Keqiang mengunjungi Kota Wuhan, pusat wabah, untuk mendorong pekerja medis dan menjanjikan bala bantuan.

Li mengunjungi Wuhan dengan pakaian lengkap seperti pelindung dan masker biru untuk menghindari terkena virus tersebut, dia memuji petugas medis, dan  mengatakan 2.500 lebih banyak pekerja akan bergabung dalam dua hari ke depan untuk mengatasi dampak virus corona.

<

Berita Terkait

LEBIH DARI 40 PASANGAN IKUTI KICK OFF PELAYANAN CATIN SERENTAK TAHUN 2024 DI KOTA CIMAHI
Langkah Awal Revitalisasi Kawasan Pecinan, Pemkot Semarang Akan Benahi Kawasan Kelenteng Tay Kak Sie Dan Gapura Masuk
RAKORNIS KEMITRAAN 2024: KICK OFF BAKTI MANUNGGAL BANGGA KENCANA KESEHATAN DAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING
Ini Caranya Dapatkan Pahala Meski Lagi Haid Di Bulan Puasa Ramadhan
Semarak HUT PPNI ke-50, DPD PPNI Jakarta Timur Gelar Kegiatan Bakti Sosial
5973 Kader TPK Garut Diminta Inspektur Utama BKKBN RI untuk Proaktif Berikan Pelayanan Pendampingan
LEWAT “SIDATA GENTING”, GENRE JABAR SIAP TERLIBAT JADI AKSELERATOR ZERO NEW STUNTING
Apa Saja Manfaat Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh Kita? Ini penjelasannya

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru