Budaya rekam langsung sebar video

- Reporter

Senin, 17 Juni 2019 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pengamat media sosial, Hariqo Wibawa Satria mengatakan budaya rekam langsung “share” (RLS) dan jepret langsung “share” (JLS) di media sosial sangat berbahaya efeknya, terutama untuk video tidak senonoh pelajar SMK Bulukumba, Sulawesi Selatan.

“Ada budaya RLS dan JLS di kalangan siswa kita. Ini sangat berbahaya,” kata Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo itu saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Menurut dia, berbahayanya RLS dan JLS itu karena dapat memicu generasi muda lainnya meniru. Di awal kejadian, video itu bisa memberi peringatan kepada siswa. Tapi setahun kemudian, jika video itu masih beredar malah mendorong mereka kita melakukan hal serupa.

Hariqo yang juga dari Institut Media Sosial dan Diplomasi itu mengatakan pencegahan anak terpapar pornografi dan pornoaksi harus konsisten dilakukan.

Terlebih saat ini budaya literasi atau melek media/ media sosial kerap naik ke permukaan saat ada konten mesum. Setelah isu meredup kemudian cenderung upaya pencegahan tenggelam.

“Kegiatan-kegiatan pencegahan dalam bentuk apapun harus rutin dan konsisten dilakukan. Siswa harus diajak berpikir panjang, jika kamu melakukan A, maka dampaknya akan sampai ke sini, dan lain-lain,” kata dia.

Menurut dia, banyak media dan metode yang bisa digunakan agar di kepala siswa benar-benar tertanam soal kehati-kehatian dalam menggunakan ponsel dan medsos.

Hariqo mengatakan konten-konten untuk mengingatkan siswa tentang bahaya pornografi dan pergaulan bebas sebaiknya dibuat oleh siswa sendiri. Konten pencegahan dari siswa untuk siswa jumlahnya belum banyak maka harus terus didorong.

Dari sisi orang tua, dia mendesak agar mereka melakukan kendali strategis terhadap anaknya dalam menggunakan ponsel.

“Umumnya orangtua selalu meminta anaknya berhati-hati, menanyakan SIM sebelum menggunakan motor, mobil. Karena resiko mengemudi di jalan raya bisa berujung pada kematian. Tradisi mengingatkan ini belum banyak dilakukan ketika orang tua memberikan ponsel kepada anaknya,” kata dia.

Dia mengatakan perlu gotong-royong menjaga anak dari paparan konten negatif. Sebab jika tidak dilakukan maka bukan bonus demografi yang Indonesia dapatkan nanti tapi bencana demografi.

Menurut dia, aset sumber daya manusia Indonesia penting yang terbesar saat ini di antaranya 45.379.879 siswa (Data Kemdikbud 2018), 7,5 juta mahasiswa (Data Kemenristekdikti 2018), pemuda dan usia produktif lainnya. SDM tersebut harus terus dilindungi untuk pertumbuhan bangsa di masa depan.

Dari sisi pemberitaan oleh media, Hariqo mengajak agar konten berita selain melaporkan perkembangan kasus juga disertai berisi peringatan, saran kepada orang tua, guru, sekolah, ormas, pemerintah dan unsur terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

Sumber: Antara

Berita Terkait

WORKSHOP EXCLUSIVE CARA UNIK PROMOSI SEKOLAH BERSAMA PRIMAGO CONSULTING TAHUN 2026
Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:43 WIB

Kolaborasi UI Hadirkan Program Peduli Lansia di Depok

Jumat, 6 November 2026 - 19:40 WIB

Solusi Gedung Mangkrak, RKAI Depok Banjir Dukungan Warga

Jumat, 6 November 2026 - 17:12 WIB

Gus Kautsar Tutup Meriah Rangkaian Hari Santri 2026 di Depok

Jumat, 6 November 2026 - 17:10 WIB

Pilah Sampah dari Rumah, Bikin Depok Makin Bersih!

Jumat, 6 November 2026 - 16:46 WIB

Rampung 100%, Warga Bojongsari Kini Nikmati Jalan Rotan yang Mulus

Jumat, 6 November 2026 - 16:44 WIB

124 Kendaraan di Depok Lolos Uji Emisi Gratis, Ini Rahasianya!

Jumat, 6 November 2026 - 16:41 WIB

BisKita Bojongsari–Terminal Depok Segera Beroperasi, Langsung Konek LRT!

Jumat, 6 November 2026 - 16:38 WIB

Diana Glory Futsal Academy Menatap Grand Champion AAFI 2026

Berita Terbaru

Pekan lalu, Auditorium Gedung 1 Kampus FIB UI menjadi lokasi pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bagi lansia yang digagas oleh dosen FKG UI. (Dok. Humas UI)

Berita Depok

Kolaborasi UI Hadirkan Program Peduli Lansia di Depok

Jumat, 6 Nov 2026 - 19:43 WIB

Progres pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) di kawasan Pondok Cina, Kota Depok. (Foto: Disrumkim)

Berita Depok

Solusi Gedung Mangkrak, RKAI Depok Banjir Dukungan Warga

Jumat, 6 Nov 2026 - 19:40 WIB

Wakil Ketua Sanggar Ayodya Pala Depok, Denta Mandra Pradipta Budiastomo saat membawakan materi pada kegiatan *Workshop*

Berita

Seni dan Budaya Miliki Kekuatan Hidupkan Potensi Desa

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:30 WIB

Kemeriahan mewarnai malam puncak Peringatan Hari Santri Tingkat Kota Depok Tahun 2026. (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Gus Kautsar Tutup Meriah Rangkaian Hari Santri 2026 di Depok

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:12 WIB

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni saat melakukan operasi bersih (opsih) bersama para pesapon di Jalan Merdeka, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (06/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Pilah Sampah dari Rumah, Bikin Depok Makin Bersih!

Jumat, 6 Nov 2026 - 17:10 WIB