Gema Takbir

- Reporter

Selasa, 4 Juni 2019 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Syamsul Yakin

Pengasuh Pondok Pesantren Darul Akhyar Parung Bingung Kota Depok

Tak lama lagi Ramadhan akan meninggalkan kita. Persis pada saat kepergiannya, kita disyariatkan melepasnya dengan kalimat takbir. Allah menegaskan:

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS. al-Baqarah/2: 185)

Saudaraku, pada saat bergema hebat di angkasa raya lantunan kalimat takbir, tahmid, dan tahlil dari segenap pelosok negeri melalui masjid, surau, dan musholla-musholla, kita semua tersimpuh dan menangis. Getaran kalimat suci tersebut menghunjam dada kita seakan menyatukan diri kita kepada Sang Maha Akbar, Allah SWT. Saat itu, haru bercampur bahagia meliputi kita semua.

Pada malam takbir tersebut, Nabi SAW mengajarkan kita untuk terus-menerus berzikir dan berkontempelasi. Takbir atau Allahu Akbar merupakan ekspresi keimanan seorang hamba yang mengakui ke-Maha-Besar-an Allah SWT. Dengan takbir,  kita juga merasakan bahwa diri kita begitu kecil dan sangat lemah.

Selama ini kita sangat bergantung kepada-Nya. Bumi yang kita pijak, air yang kita minum, langit yang menurunkan hujan, tanah yang menumbuhkan pepohonan dan makanan, udara yang selalu kita hirup, dan ruh yang ditiupkan-Nya ke dalam raga kita adalah bukti kebesaran-Nya.

Malam takbir hendaknya juga dimaknai sebagai titik kemenangan kita mengalahkan dominasi setan di dalam diri. Termasuk memasung semua tabi’at buruk dan perbuat zalim yang biasa kita lakukan. Tetapi, mengapa justru pada malam takbir kita lebih suka kumpul di pasar, mal, atau pusat-pusat perbelanjaan lainnya? Kalau pun bertakbir, mengapa kita lebih suka berkeliling kampung, membuat gaduh, melintasi jalan raya seenaknya sehingga sering kali terjadi korban jiwa?

Saudaraku, itu tidak diajarkan agama. Itu hanya sebuah produk budaya. Dan, mengapa dalam masyarakat kita, produk budaya terasa lebih semarak ketimbang pengamalan agama?

Seringkali kita salah kaprah. Lebaran sepertinya menjadi tujuan inti, padahal esensinya adalah Idul Fitri. Takbiran, sekadar sarana atau syiar agama, sedangkan esensinya ada pada pengagungan Allah itu sendiri, yaitu takbir bukan takbiran. Termasuk, pada malam takbir, kita diminta Nabi untuk merenungi diri bukan justru menonton televisi sampai pagi.

Saudaraku, kapankah kita sungguh-sungguh menjalankan perintah agama? Kapankah kita bisa mengerti simbol dan esensi, paham produk budaya dan ajaran agama?

Kembali pada maksud ayat di atas, takbir merupakan ungkapan syukur atas petunjuk yang Allah berikan kepada kita. Seperti petunjuk menjadi orang beriman, sungguh-sungguh berpuasa, mendirikan tarawih, membaca al-Qur’an, bersedekah, berzakat, dan selalu condong pada kebaikan.

Setelah diminta takbir, pada ayat berikutnya Allah berjanji akan mengabulkan doa kita semua. Allah katakan:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku…” (QS. al-Baqarah/2: 186).

Pada saatnya nanti, mari kita bertakbir dan memanjatkan doa. Begitu juga,  kita syukuri kehadiran Idul Fitri tahun ini. Kehadirannya kita yakini bukanlah semata berdasarkan rotasi, perputaran bulan dan matahari. Melainkan harapan kita, menjadi juru selamat dan pembuka akal kita yang tumpul agar kita mampu keluar dari segala macam kesulitan dan kecurigaan di antara sesama anak bangsa, lantaran berebut kuasa.

 

Berita Terkait

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031
LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok
Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum
Santri Ke Depan Harus Kuat Agamanya
Intip Fasilitas Bermain Baru TKIT Arafah Depok Hasil Revitalisasi
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:04 WIB

KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:58 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Ratusan Santri Ikuti Kirab Santri 2026 di Depok, Tempuh Rute 1,3 Kilometer

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:28 WIB

40 Tahun Fasilkom UI: Menatap Masa Depan Etika & Tata Kelola AI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Analisa Hukum For-WIN | Polemik Buku Istri Walikota Depok

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.

Berita Terbaru

Lurah Mampang, Darmawansyah didampingi staf kelurahan menyerahkan surat imbauan pengurusan izin PBG kepada SPPG Mampang 2, pekan lalu. (Foto: dok. Kelurahan Mampang)

Berita Depok

Lurah Mampang Minta 6 SPPG Segera Lengkapi Izin PBG

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Lurah Beji, Samsu Sadikin. (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Hari Santri Nasional 2026: Pesan Lurah Beji untuk Generasi Muda

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:59 WIB

Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 dipimpin oleh Wali Kota Depok, Supian Suri pada Kamis (22/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Ratusan Santri di Depok Ikuti Apel HSN 2026 dengan Khidmat

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:43 WIB

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, bersilaturahmi ke kantor Kepala BNN Kota Depok, Kombes Pol Raden M. Tohir Hendarsyah, pada Rabu (21/10/26). (Dok. Humas Polres Metro Depok)

Berita Depok

Gempur Narkoba, Polres Depok dan BNN Makin Solid

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:38 WIB