Alasan Banyaknya Pengantin Asal Bekasi Yang Menikah di Jakarta

- Reporter

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Banyak pernikahan yang terjadi di Jakarta. Tapi apakah kalian tahu bahwa 70% pengantin yang melakukan pernikahan di Jakarta selama kurun waktu setahun pada 2018 adalah warga asal Bekasi?

Sebanyak pasangan pengantin itu sengaja memilih menikah di wilayah yang bukan Bekasi, seperti di Jakarta. Sepertinya Alasannya pun masuk akal, karena sarana dan prasarana pendukung pesta di Jakarta lebih banyak pilihan dibanding Kota Bekasi.

“Pilihan gedung untuk menggelar pesta pernikahan sangat banyak di Jakarta, sehingga warga Bekasi memilih Jakarta untuk lokasi pernikahan,” kata Ketua Bidang Pengembangan Kehidupan Perkotaan pada Tim Percepatan Penyelenggara Pemerintah dan Pembangunan, Benny Tunggul pada acara jumpa pers tentang pegelaran Wedding Expo 2019 ke-5 di Grand Metropolitan Mal, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (21/3).

Menurutnya, angka pasangan yang menikah asal Kota Bekasi itu diperoleh dari survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi 2018. Kebanyakan yang menikah saat itu adalah pasangan milenal dengan usia produktif sekitar 23 tahun sampai 35 tahun.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, H. Mujani tidak menampik adanya sejumlah calon pengantin asal Kota Bekasi yang memilih menggelar pesta pernikahan di DKI Jakarta.

Namun dia tidak mengetahui jumlah tersebut, karena pendataannya ada di masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) di 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Mujani memprediksi, paling banyak warga Kota Bekasi yang menikah di Jakarta berasal dari Kecamatan Pondok Gede.

Selain berdekatan dengan daerah Jakarta Timur, wilayah di sana juga terdapat gedung pernikahan, yaitu di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

Berita Terkait

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik
Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen
Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya
Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal
Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall
Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Penyerapan KUR di Depok Belum Maksimal, Pemkot Diminta Perkuat Akses Permodalan UMKM
150 KK di Sawangan Baru Terima Bantuan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Berita Terbaru

Berita

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:30 WIB