Suasana Launching Smartfren 4G LTE Advance di Jakarta

- Reporter

Jumat, 22 Februari 2019 - 14:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – PT. Smartfren Telecom Tbk (FREN) siapkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun tahun ini. Dana tersebut rencannya akan digunakan untuk pengembangan jaringan.

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan, perusahaan menargetkan memiliki lebih dari 20 ribu Base Transceiver Station (BTS). “Kita sekarang sudah 17 ribu. Targetnya bisa sampai 20 ribu lebih tahun ini,” kata Merza di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (20/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber dana belanja modal tersebut berasal dari aksi korporasi  yang telah disetujui oleh pemegang saham mereka dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2018. Salah satu yang disetujui adalah penerbitan Waran Seri II sebesar Rp 3,6 triliun. Pelaksanaan waran ini akan dilaksanakan pada 16 Mei 2019 hingga 22 November 2021.

Ke depannya, perusahaan akan memperluas jaringan baru di Pulau Natuna, Kepulauan Riau pada Maret mendatang dan diikuti ke sejumlah daerah remote lainnya.

Perusahaan juga masih akan mengembangkan jaringan di Sumatera serta beberapa area baru di Kalimantan. Pembukaan jaringan tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan jaringan backbone dari Satelit Pala Ring Tengah yang selesai dibangun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Akhir Desember 2018, proyek Palapa Ring Tengah telah selesai tuntas 100%. Palapa Ring Tengah yang dibangun melintasi  Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara itu terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 km kabel darat dan 1,787,06 km kabel laut.

Ekspansi jaringan tersebut dilakukan sebagai salah satu strategi perusahaan dalam menggaet 10 juta pelanggan baru tahun ini.

Selain melalui ekspansi jaringan, perusahaan juga akan mengintensifkan strategi pemasaran melalui penawaran paket-paket internet murah. Per Januari 2019, Smartfren telah menjaring sekitar 30 ribu pelanggan baru yang berasal dari  pengguna layanan Bolt. Hal itu terkait pemberhentian izin spektrum Bolt pada Desember tahun lalu.

Konsolidasi Perusahaan

Menanggapi isu merger dan akuisisi perusahaan, Merza mengatakan belanja modal tahun ini tidak akan dialokasikan untuk mendukung bisnis anaorganik melalui konsolidasi perusahaan. “Tidak, bukan buat beli-beli (akuisisi),” tegasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap membuka diri untuk melakukan konsolidasi dengan perusahaan telekomunikasi dalam negeri sesuai yang tengah didorong pemerintah di industri telekomunikasi.

Merza mengatakan, konsolidasi tersebut  bisa saja dilakukan dengan operator GSM lain seperti PT. XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT. Indosat Tbk (ISAT), termasuk pula dengan perusahaan telekomunikasi asing. “Sama siapa pun. Tapi kembali lagi saya katakan tidak ada, gosip,” katanya.

 

Penulis : Dian Mutia Sari

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil
Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya
WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal
Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!
PKBM PRIMAGO INDONESIA ikut Memeriahkan Lebaran Depok 2024 dengan Penampilan Drama Budaya
Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS
Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15

WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:55

Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:38

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!

Senin, 20 Mei 2024 - 20:07

Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS

Senin, 20 Mei 2024 - 20:05

Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Senin, 20 Mei 2024 - 14:54

Buka WWF ke-10, Jokowi: Dunia Harus Berkolaborasi Mengatasi Tantangan Global Terkait Air

Berita Terbaru