Program Pendidikan Keluarga Untuk Orang Tua Di 70 Kabupaten

- Reporter

Minggu, 10 Februari 2019 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga terus berupaya menyosialisasikan program Pendidikan Keluarga bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Program ini telah berjalan sejak tahun 2015 pertama kali di 100 kabupaten/kota di Indonesia. Kemendikbud pada tahun 2018, berhasil melaksanakan program Pendidikan Keluarga di 310 kabupaten/kota di Indonesia.
Sabtu (9/2/), Sukiman selaku Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud mengatakan tahun ini ditargetkan akan direncanakan 70 kabupaten/kota mendapatkan program Pendidikan Keluarga.

Hingga tahun 2018, jumlah sementara orang tua yang telah mendapatkan program Pendidikan Keluarga, yakni sebanyak 13.386.842 orang tua.  Sukiman mengatakan peranan keluarga, khususnya orang tua, sangat penting untuk mendukung pembentukan karakter dan mencapai keberhasilan akademik siswa.

“Ada mindset yang harus diubah oleh orang tua. Ketika anak sudah didaftarkan sekolah, banyak orang tua yang mengabaikan bahwa anak menjadi urusan pihak sekolah. Bisa saja, ada peredaran narkoba di luar sekolah, itu kan sudah di luar jangkauan sekolah. Jadi orang tua atau keluarga selalu harus waspada,” tegas Sukiman.

Kemendikbud telah melakukan upayanya antara lain menerbitkan buku-buku tentang parenting. Hal ini bertujuan agar orang tua bisa memberikan wawasan mengenai pengasuhan positif tanpa kekerasan serta mendidik anak soal penyimpangan seperti narkoba dan pornografi.

Sukiman menambahkan bahwa pentingnya melakukan sosialisasi komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua. Di sekolah para orang tua memiliki paguyuban orang tua yang terjalin dalam grup WhatApp misalnya. Diharapkan orang tua dapat berkomunikasi ketika menghadapi suatu masalah, karena masalah yang terjadi pada satu anak akan menjadi masalah untuk semua orang tua.
Penulis: Nia

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

Berita Terkait

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026
Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini
Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:53 WIB

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:07 WIB

Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terbaru