Pertumbuhan Ekonomi Harus Mencapai 7,5% Pertahun Hingga 2030

- Reporter

Sabtu, 9 Februari 2019 - 21:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Ekonomi Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Nawir Messi mengatakan, Indonesia dapat lolos dari jebakan pendapatan menengah (Middle Income Trap) dan menjadi negara berpendapatan tinggi alias negara maju. Namun, pertumbuhan ekonomi harus mencapai 7,5% per tahun hingga 2030.

“Ini bukan perubahan kecil, banyak sekali tantangan yang kita hadapi untuk mendorong ekonomi sampai naik kelas,” kata Nawir dalam Diskusi INDEF di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pemerintah perlu memacu pertumbuhan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dari selama ini moderat di kisaran 5%. Dalam perhitungannya, PMTB perlu bertambah Rp 1.481 triliun atau tumbuh 43,03% dibandingkan tahun lalu, agar pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7,5% tahun ini.

PMTB adalah pengeluaran untuk barang modal yang mempunyai umur pakai lebih dari satu tahun dan tidak merupakan barang konsumsi. PMTB mencakup bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal, bangunan lain seperti jalan dan bandara, serta mesin dan peralatan. Tahun lalu, PMTB hanya tumbuh 6,67%.

Adapun guna mendorong PMTB yang berasal dari investasi asing langsung, ia mengatakan, pemerintah perlu membenahi sistem tenaga kerja di Indonesia. Saat ini, pertumbuhan upah tenaga kerja di Indonesia jauh lebih cepat dibandingkan dengan produktivitas industri. “Ini persoalan ekonomi nasional,” ujarnya.

Menurut Nawir, investor asing juga mengeluhkan soal ketersediaan tenaga kerja yang mumpuni untuk mengoperasikan pabrik baru. Maka itu, ia menekankan perlunya reformasi kebijakan oleh pemerintah.

Selain itu, ia pun menyinggung tentang reformasi dari sisi pasokan (supply side), dengan menghilangkan hambatan industri sehingga perekonomian domestik dapat merespons permintaan global dengan cepat. Kemudian, pengentasan tindak korupsi.

Koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah juga dinilai belum efisien sehingga perlu perbaikan. Sebab, hal ini penting dalam mendorong investasi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat mengatakan ada empat kunci agar lolos dari jebakan pendapatan kelas menengah yaitu, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, birokrasi pemerintah yang efisien dan kompeten, dan kebijakan yang tepat agar berdaya tahan terhadap gejolak perekonomian global. Menurutnya, hal-hal ini tengah diupayakan pemerintah.

 

Penulis : Dian Mutia Sari

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024
Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik
Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan
PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Jumat, 5 April 2024 - 10:45

Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal

Selasa, 2 April 2024 - 11:39

ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 11:10

Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:26

PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Jumat, 29 Maret 2024 - 20:53

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tunaikan Beasiswa Laskar Langit Sebesar 147.465.555 Program Pendidikan Anak Yatim Belajar di Pesantren Impian Tahun Ajaran 2023-2024

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21