Pertemuan Trump dan Xi, Eddy: Tenangkan Kekhawatiran Perang Dagang

- Reporter

Selasa, 4 Desember 2018 - 07:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Pembicaraan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menghasilkan kesepakatan terakit perang dagang antara kedua negara ekonomi terkuat dunia tersebut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo menilai, kedua pemimpin ini telah menyetujui suatu kesepakatan yakni tidak adanya tarif tambahan yang akan dikenakan setelah 1 Januari 2019 mendatang.

“Gencatan senjata” kedua belah pihak ini diyakini akan meredakan kekhawatiran dunia akan terjadinya situasi perang dagang yang lebih panas pada 2019,” kata Eddy di Kadin Indonesia, Selasa (4/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eddy, kesepakatan Trump dan Xi Jinping akan meredakan situasi perang dagang. Namun bila tidak, maka perang dagang akan berlanjut.

“Tinggal kita lihat apakah perang perdagangan menguat atau mereda. Kalau mereda mungkin relokasi investasi dari China tidak akan banyak, namun kalau (perang dagang) makin keras, relokasi investasi akan makin deras dan kita berkepentingan untuk dia masuk,” jelasnya.

Eddy mengatakan, saat ini para investor di China sudah gerah dengan perang dagang. Sebab produk dari China yang akan masuk ke AS dikenai bea masuk yang tinggi. Hal ini tentu membuat para investor terjepit. Oleh karena itu, merelokasi industrinya keluar dari China menjadi opsi yang rasional agar produknya tak dikenai ketentuan bea masuk yang tinggi oleh AS.

“Pemerintah sendiri sudah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang penuh dengan insentif. Misalnya saja kebijakan tax holiday yang memungkinkan para investor tak perlu bayar PPh Badan hingga 20 tahun,” tuturnya.

Eddy berharap dengan adanya berbagai insentif di Paket Kebijakan Ekonomi XVI bisa menggoda investor dari China merelokasi industrinya ke Indonesia. (FKV)

<

Berita Terkait

Pemadanan KJMU, Sebanyak 624 Orang Perlu Dicek Kembali
Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Bulan Puasa Ramadhan
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan dan Bhabinkamtibmas Memastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Beras di Wilayah
Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil
Harga Sembako naik? Ini Cara Belanja Cerdas Dibulan Ramadhan
Pantauan Harga Beras di Jakarta, Ini Harganya di Sejumlah Pasar
Harga Beras Turun di Sejumlah Pasar, Begini Faktanya
Pj. Gubernur Heru Sebut Sembako Murah sebagai Upaya Pemprov DKI Menekan Panic Buying Jelang Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru