Eddy Ganefo Ingin Perguruan Tinggi Turut Bangun Ekonomi Desa

- Reporter

Selasa, 20 November 2018 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefk menuturkan, sejumlah program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan pengembangan kawasan terpencil tengah digencarkan pemerintah.

“Salah satunya melalui dana desa yang telah mencapai Rp 187 triliun sejak dikucurkan pada 2014. Bagi civitas akademik (kelompok akademisi) diharapkan dapat membantu meningkatkan pembangunan di desa dan daerah tertinggal,” ujar Eddy, di Jakarta, Selasa (20/11).

Menurutnya, pendidikan, penelitian dan pengabdian dari para akademisi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan bisa berjalan bersama untuk pembangunan desa.

“Saya ingin tridharma perguruan tinggi pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat terconnect. Perguruan tinggi berkontribusi pada pembangunan 75.000 desa dan masih 30 ribu desa tertinggal yang kurang beruntung karena mungkin tidak memiliki kades yang bagus, yang belum memiliki kreativitas yang baik untuk desanya,” ujar dia.

Ia menuturkan, anggaran negara untuk pembangunan masyarakat memadai, berbeda dengan sebelumnya yang masih terkendala soal anggaran ketika hendak melakukan pembangunan.

“Pembangunan daerah melalui kucuran dana desa, program keluarga harapan (PKH), dan sederat dana lain harus bisa membuat daerah terpencil maju,” kata Eddy.

Eddy mengatakan, kalau dulu terganggu dengan tidak adanya anggaran, sekarang justru tantangannya lebih kepada mampukah kita meningkatkan pembangunan dengan anggaran yang ada.

“Saya berharap perhatian perguruan tinggi masuk ke desa, diorganize dengan baik. Sehingga memperkuat desa, bukan membebani desa, atau desa malah menjadi bingung. Karena perguruan tinggi hanya memilih desa-desa yang favorit, nanti desa tertinggalnya tidak dilirik,” kata dia.

Menurutnya, hal ini banyak memberikan manfaat di desa. Selain manfaat pengelolaan keuangan di desa, mereka (civitas akademik) juga belajar memahami pengelolaan keuangan desa, dan mampu mengelola keuangan negara nantinya.

“Juga mereka bisa bertemu dan saling berdiskusi untuk membantu program pemerintah lebih baik lagi,” pungkas Eddy. (FKV)

Berita Terkait

Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
HUT RI, PTPN IV PalmCo Bantu Bibit Padi Gogo 110 Ha
Pemadanan KJMU, Sebanyak 624 Orang Perlu Dicek Kembali
Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Bulan Puasa Ramadhan
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan dan Bhabinkamtibmas Memastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Beras di Wilayah
Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil
Harga Sembako naik? Ini Cara Belanja Cerdas Dibulan Ramadhan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:38 WIB

Berantas Obat Keras Ilegal, Satpol PP Kota Depok Gencarkan Razia Tramadol dan Excimer

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:37 WIB

Wujudkan Bersama Depok Maju, Diskominfo Silaturahmi ke IJTI

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:36 WIB

Wakil Ketua KPAI Monev Program MBG Bagi 3B di Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:55 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:53 WIB

Supian Suri Apresiasi Loyalitas KuduSS Ramah dalam Mengawal Janji Kampanye untuk Masyarakat Depok

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:09 WIB

Borong Dua Penghargaan Tingkat Jawa Barat, Satpol PP Kota Depok Raih Apresiasi dari Wali Kota

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Berita Terbaru