Kota Depok Raih Predikat Kota Sehat

- Reporter

Rabu, 29 November 2017 - 18:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com- Visi Kota Depok dibawah kepemimpinan Wali Kota Depok, Mohammad Idris untuk menjadi Smart Healthy City ( Kota Sehat) nampaknya bukan isapan jempol belaka. Ini dibuktikannya melalui raihan penghargaan Swasti Saba Wiwerda, yaitu penghargaan bergengsi untuk kategori kota sehat 2017, Selasa (28/11/17).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Saat Menerima Penghargaan Kota Sehat (Swasti Saba Wiwerda) dari Pemerintah Republik Indonesia

Ketua Forum Kota Depok Sehat (FKDS), Elly Farida mengatakan terima kasih kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat Kota Depok, serta seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dalam meraih kembali Swasti Saba Wiwerda.

“Saya disini mewakili masyarakat Depok, mengucapkan terimakasih kepada semua Organisasi OPD. Penghargaan Swasti Saba Wiwerda tidak terlepas dari peran serta seluruh stakeholder, yang telah bekerja dengan maksimal demi tercapainya penghargaan tersebut. Saya pun bersyukur karena Depok kembali meraih penghargaan Kota Sehat. Hal ini sejalan dengan salah satu program unggulan Depok yaitu Smart Healthy City. Semoga apa yang masyarakat Depok lakukan bisa menginspirasi daerah lainnya,” kata Elly.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kota Sehat sendiri merupakan penghargaan lintas sektor. Penghargaan ini dinilai oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Kementerian Perhubungan (Kemhub), dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Menurut Elly, ada tiga tingkatan penghargaan bagi Kabupaten/Kota Sehat. Tingkatan pertama, Swasti Saba Padapa, tingkatan kedua Swasti Saba Wiwerda, dan tingkatan ketiga Swasti Saba Wistara.

“Untuk sekarang, kami akan fokus mengevaluasi program yang telah terlaksana. Penghargaan Kota Sehat bertujuan untuk mewujudkan kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat, yang dilakukan dari berbagai kegiatan yang berbasis masyarakat. Oleh karena itu kontribusi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyrakat sangatlah diperlukan,” paparnya.

Elly menambahkan, Pemkot Depok telah menerima penghargaan ini sejak tahun 2015 dan terus mengalami peningkatan. “Pertama kali mendapat penghargaan pada tahun 2015. Kota Depok meraih penghargaan tingkat satu atau Swasti Saba Padapa. Setelah meningkatkan kinerja, akhirnya pada tahun ini Kota Depok meraih penghargaan tingkat kedua atau Swasti Saba Wiwerda,” ujarnya.

Kedepannya, kata Elly, pihaknya berharap Pemkot Depok dapat meraih penghargaan tertinggi yaitu, Swasti Saba Wistara.

“Harapan untuk kedepannya sudah pasti ingin meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara. Pemkot Depok bersama FKDS serta berbagai elemen masyarakat bertekad meningkatkan kinerjanya agar bisa naik ke tingkat selanjutnya. Semoga cita-cita ini dikabulkan oleh Allah SWT,” tutur Elly.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Noerzamanti Lies menuturkan, penghargaan ini diperoleh karena Kota Depok telah memenuhi 4 kriteria atau tatanan dari 9 kriteria yang ada. Sambung Lies, keempat tatanan tersebut yaitu tatanan permukiman, sarana dan prasarana sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tatanan ketahanan pangan dan gizi, dan tatanan kehidupan sosial yang sehat.

“Alhamdulillah, di tahun ini untuk kota sehat Depok naik peringkat dari sebelumnya Swasti Saba Padapa yaitu hanya 2 kriteria atau tatanan. Pada penghargaan kota sehat ada 3 kategori yaitu Swasti Saba Padapa (2 kriteria), Swasti Saba Wiwerda (4 kriteria), Swasti Saba Wistara (6 atau lebih kriteria),” jelasnya.

Ia menambahkan, guna mewujudkan Depok sebagai kota sehat, ke depan pihaknya akan terus melakukan berbagai upaya dengan menambah 3 tatanan lagi yang perlu disehatkan di antaranya pariwisata sehat, lalu lintas sehat, industri dan perkantoran sehat. Dengan tambahan tatanan ini, kata Lies, nantinya dapat mewujudkan Kota Depok sehat di semua sektor.

“Sisanya 5 tatanan lagi, tapi karena kita tidak punya pertambangan dan hutan sehingga tinggal 3 tatanan lagi yang harus disehatkan. Insya Allah, kalau ini terpenuhi 2 tahun lagi kita bisa naik peringkat menjadi Wistara,” pungkasnya.

<

Berita Terkait

Family Ghathering YPIPD/SIT Pondok Duta Depok Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok
Bukan sekedar Gaya-gayaan, Betawi bakal punya Ikatan Cendekiawan Betawi
104 Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun 2024 Ikuti Ujian Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor
Rumah Hijabers Depok Membuka Peluang Usaha Fashion Dari Rumah Tanpa Modal
LPM Aktif dan Non Aktif Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok 2024
3 Periode Berkuasa, Mazhab HM Ungkap Mohammad Idris Faktor Kemenangan PKS Depok
Gelar Open House, Ribuan Warga Depok Berbondong-bondong Datangi Kediaman Supian Suri
Apakah Kita Masih Fitri?

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 15:52

Family Ghathering YPIPD/SIT Pondok Duta Depok Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Jumat, 19 April 2024 - 06:42

Bukan sekedar Gaya-gayaan, Betawi bakal punya Ikatan Cendekiawan Betawi

Kamis, 18 April 2024 - 19:01

104 Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun 2024 Ikuti Ujian Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Kamis, 18 April 2024 - 08:28

Rumah Hijabers Depok Membuka Peluang Usaha Fashion Dari Rumah Tanpa Modal

Senin, 15 April 2024 - 10:57

LPM Aktif dan Non Aktif Dukung Supian Suri Jadi Walikota Depok 2024

Sabtu, 13 April 2024 - 07:21

Gelar Open House, Ribuan Warga Depok Berbondong-bondong Datangi Kediaman Supian Suri

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Berita Terbaru