4 Pasar Tradisional di Bekasi akan Direvitalisasi

- Reporter

Senin, 29 April 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan segera merevitalisasi empat pasar tradisional di wilayah setempat yang kondisinya sudah tidak layak. Adapun keempat pasar yang akan direvitalisasi itu adalah Pasar Bantargebang di Kecamatan Bantargebang, Pasar Jatiasih di Kecamatan Jatiasih, Pasar Baru Kranji di Kecamatan Bekasi Barat dan Pasar Familiy Mart di Kecamatan Medansatria.

Perbaikan pasar ini akan dilakuakan dengan bekerja sama dengan pihak swasta. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Makbullah, mengatakan, keputusan menggandeng pengembang swasta dalam merevitalisasi pasar tersebut diambil karena Pemkot ingin mengoptimalkan anggaran untuk sektor lain.

Dengan menggandeng pihak swasta, kata dia, maka Pemkot tidak perlu lagi menggunakan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) untuk membiayai perbaikan keempat pasar tersebut karena semua biaya ditanggung pengembang.  “Niatnya kita baik untuk pedagang dan pengembang juga. Kan kita harus menumbuhkembangkan investasi-investasi juga di Kota Bekasi ini,” kata Makbullah, Ahad (28/4).

Keempat pasar itu, kata Makbullah, kondisinya sudah tidak layak karena banyak infrastrukturnya yang sudah rusak. Ia menyebutkan, investor menanamkan investasinya untuk mengelola pasar tersebut hingga ratusan miliar rupiah. Di antaranya Pasar Kranji Baru Rp 144 miliar, Jatiasih Rp 44 miliar, Bantargebang Rp 42 miliar, dan Pasar Family Rp 17 miliar.

Revitalisasi keempat pasar tersebut akan dilakukan secepatnya. Untuk saat ini, kata dia, baru dua pasar yang prosesnya sudah ada pemenang tendernya. “Pasar Jatiasih dan Bantargebang sudah selesai prosesnya dengan pengembang melalui lelang investasi. Sekarang tinggal menunggu persetujuan dari DPRD,” ujar Makbullah menjelaskan. Sedangkan untuk Pasar Baru Kranji dan Familiy Mart, sambung dia, masih dalam tahapan musyawarah penentuan harga dan berbagai ketentuan kerja sama lainnya.

Makbullah juga menjelaskan, dengan kerja sama itu, nantinya pihak swasta yang akan mengelola pasar-pasar tersebut. “Untuk berapa lamanya swasta yang akan kelola masih menunggu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), tapi biasanya sekitar 20 tahun, lah,” kata dia.

Terkait penentuan harga lapak ataupun kios bagi pedagang setelah dikelola swasta, Makbullah mengaku, pihaknya akan berperan sebagai fasilitator. Hal itu dikarenakan pengelola swasta dan pedaganglah nantinya yang akan saling tawar menawar untuk menentukan harganya. “Kalau si pengembang pengennya tinggi dan pemilik kios yang ada sekarang inginnya murah, ya kita akan jadi penengah biar ada win-win solution,” ungkapnya.

Ia pun mengaku, meski dikelola oleh swasta, tetapi pihak Pemkot Bekasi akan tetap mendapatkan penghasilan dari pasar-pasar tersebut. “Kita ingin angkanya nanti (dalam PKS) 50 persen banding 50 persen, lah,” ucap dia.

Berita Terkait

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!
Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal
Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?
Isu Geopolitik Memanas, Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji 2026
2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026
Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:01 WIB

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!

Rabu, 15 April 2026 - 12:47 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 April 2026 - 09:29 WIB

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 08:04 WIB

2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026

Rabu, 15 April 2026 - 08:01 WIB

Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 07:59 WIB

Jelang HUT ke-27, PUPR Depok Masifkan Penataan Kabel Udara di Berbagai Titik Strategis

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:32 WIB