Seorang Nenek Rela Jual Ginjal Untuk Pengobatan Sang Suami

- Reporter

Rabu, 3 April 2019 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Cinta memang segalanya, banyak orang yang rela mengorbankan apapun demi cintanya, seperti nenek di Bekasi ini yang rela menjual ginjalnya demi pengobatan suaminya yang sakit.

Mumun Sumiyati (58) memasarkan ginjalnya di area dekat Stasiun Bekasi, Selasa (2/4) siang. Wanita paruh baya itu mengalungi karton bertulisan permohonan bantuan dan penawaran bagi siapa saja yang ingin membeli ginjalnya.

Warga Jalan Raya Rawa Indah 2, RT 04 RW 02, Pondok Terong, Bojong Gede, Kabupaten Bogor itu, mengaku terpaksa menjual ginjalnya demi biaya pengobatan suaminya yang menderita penyakit komplikasi.

Dari rumah kontrakannya, ia datang menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL)

“Enggak ada cara lain, saya butuh banyak uang buat suami berobat,” katanya, di Stasiun Bekasi, Jalan Raya Perjuangan, Margamulya, Bekasi Utara.

Sumiyati mengaku sudah dua hari memasarkan ginjal di daerah Bekasi. Sebelumnya, ia telah memasarkan ginjalnya ke Jakarta, Bogor, dan Depok, namun tak kunjung ada yang membeli. Hanya ada sejumlah dermawan yang memberikannya uang.

Ia mengaku mulai memasarkan ginjalnya sejak 2017 lalu, saat penyakit yang diderita suaminya semakin parah, seperti jantung, gula darah, hipertensi, dan penyempitan tulang pinggang.

“Jadi saya bingung mau kerja apa, kondisi saya juga sudah lemah, enggak kuat jalan lama, sakit pengapuran di kaki,” ungkapya.

Selama itu, untuk pengobatannya sang suami, ia mengandalkan uang dari belas kasihan warga saat sedang memasarkan ginjal.

“Saya ada BPJS tapi kan enggak semua bisa di-cover. Belum lagi saya harus bayar kontrakan dan makan sehari-hari,” tuturnya.

“Dulu suami saya sopir serabutan. Sekarang semenjak sakit ya suami saya enggak kerja. Apalagi umurnya udah hampir 64 tahun,” tambahnya.

Setiap hari, Sumiyati mengaku membutuhkan uang sekitar Rp 200 ribu untuk berobat suaminya.

“Setiap satu minggu sekali, saya beli obat untuk suami dan biaya kontrol di rumah sakit di daerah Cikini Jakarta,” jelasnya.

Selain uang hasil jual ginjal untuk biaya berobat suaminya, Sumiyati juga ingin memanfaatkan uang hasil menjual ginjalnya untuk membeli rumah.

“Saya mau uangnya bukan buat berobat aja, tapi buat beli rumah. Ya, jadi enggak perlu besar, yang kecil aja, jadi tidak perlu repot bayar kontrakan. Kan jadi beban juga bayar kontrakan,” paparnya.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

 

 

Berita Terkait

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

Sambut Porprov Jabar 2026, Pemkot Depok Mulai Tutup Sementara Sejumlah Arena Olahraga

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Depok Terbitkan SE Penghematan Energi untuk Tekan Konsumsi Listrik di Gedung Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:09 WIB

Sinergi Pemkot Depok dan BPN: Sembilan Paket Kerja Sama Pertanahan Resmi Diteken

Senin, 21 September 2026 - 17:33 WIB

Owrite Goes To Campus, Sayid Iskandarsyah: Ajang Bergengsi Jaring Mahasiswa Unggul Di Era Digital

Berita Terbaru