Peduli Sulteng, Kemenperin Salurkan 6.225 Paket Bantuan

- Reporter

Senin, 8 Oktober 2018 - 01:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perindustrian menyalurkan sejumlah bantuan untuk para warga terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Logistik tersebut didistibusikan ke beberapa daerah yang terkena dampak signifikan, seperti Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu.

“Sebelumnya, kami mengucapkan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban. Mari kita berdoa untuk para korban yang meninggal dunia, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Yang mengalami luka-luka bisa cepat sembuh dan kembali sehat seperti sediakala,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sambil memimpin untuk membaca Alfatihah di Palu, Minggu (7/10).

Menperin menyampaikan, sesuai amanat Presiden Joko Widodo, pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan musibah ini bisa cepat selesai dan tepat sasaran. “Oleh karena itu, kami segera berupaya untuk memulihkan kehidupan masyarakat. Semoga bantuan yang kami salurkan ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana,” paparnya.

Pada Jumat (5/10) siang, Kemenperin memberangkatkan sebanyak sembilan truk yang membawa 6.225 paket logistik dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Perjalanan darat ditempuh selama 30 jam untuk sampai ke Palu.

Bantuan itu merupakan hasil dana sumbangan yang terkumpul sebanyak Rp1,5 miliar, berasal dari Kemenperin dan para pelaku industri, yang telah dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban. Barang-barang itu, di antaranya air minum kemasan, pakaian, mi instan, susu formula, makanan ringan, sereal, kopi, makanan bayi, popok, alat keperluan mandi, terpal, tenda, sarung, pembalut, beras, minyak, telur, genset, dan mini solar kit.

Logistik tersebut diserahkan langsung oleh Menperin kepada Kepala Dinas (Kadis) Provinsi Sulawesi Tengah (mewakili wilayah Palu), Kadis Kab Sigi,dan Kadis Kab. Donggala untuk didistribusikan langsung kepada para pengungsi dan warga yang menjadi korban akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) dan tsunami, pada Jumat (28/9) pekan lalu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tercatat hingga Minggu (7/10), jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 1.763 orang, terdiri dari  1.519 orang di Palu, 159 orang di Donggala, 69 orang di Sigi, 15 orang di Parigi Moutong, dan satu orang di Pasangkayu. Sebanyak 1.755 jenazah sudah dimakamkan.

BNPB juga mencatat, sebanyak 2.632 korban luka berat sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit di Kota Palu dan di luar Palu. Sementara itu, korban hilang mencapai 265 orang. Hingga kini,proses evakuasi dan pencarian korban pasca-gempa dan tsunami di Sulteng masih terus dilakukan.

Sedangkan, jumlah pengungsi mencapai 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik, seperti di Lapangan Vatulemo, Bundaran Biromaro dan Mako Sabhara Poboya. BNPB memperkirakan, nilai kerugian dan kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sulteng lebih dari Rp 10 triliun.

Memulihkan aktivitas industri

Sementara itu, Menperin menambahkan, pihaknya terus berupaya untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pascagempa dan tsunami di Sulteng serta wilayah sekitarnya. Misalnya, bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang terkena dampak bencana, akan mendapat bantuan peralatan supaya mereka bisa kembali berproduksi.

“Untuk itu, diharapkan kita semua bisa sama-sama saling bergotong-royong agar IKM ini bisa kembali berusaha sehingga kegiatan ekonomi masyarakat berangsur-angsur pulih,” ujarnya. Kemenperin juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menghapuskan hutang kredit bagi pelaku IKM yang terkena dampak bencana agar dapat mengurangi beban mereka.

Saat ini, Kemenperin masih mendata jumlah IKM yang menjadi korban tersebut. “Kami terus berupaya merehabilitasi dan menerima masukan-masukan, karena masih satu minggu. Pemerintah merespons cepat dan komit untuk segera memulihkan aktivitas ekonomi dan industri,” terangnya.

Sementara untuk memfasilitasi rekonstruksi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Kemenperin akan memasukkan ke dalam anggaran tahun depan. “Karena ada beberapa yang harus diperbaiki,” ungkapnya. Namun demikian, menurut Airlangga, investor yang akan masuk di KEK Palu masih berjalan normal. “Kami mengapresiasi para investor yang ingin terus merealisasikan investasi di KEK Palu,” imbuhnya.

Bahkan, kegiatan sejumlah industri di kawasan Morowali masih terus berjalan pascagempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala. Pasalnya, lokasi salah satu pusat industri smelter di Sulawesi Tengah tersebut berada cukup jauh dari daerah bencana sehingga dampak yang ditimbulkan tidak terlalu signifikan.

“Kegiatan pasti terdampak, tetapi tidak terlalu signifikan. Kegiatan industri di Morowali masih tetap berjalan,” tuturnya. Airlangga menegaskan, bagi pemerintah, saat ini yang terpenting harus dilakukan adalah terus melaksanakan proses evakuasi dan memulihkan trauma para korban bencana.

Dalam peninjauan langsung di beberapa titik lokasi bencana, Menperin didampingi Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono. Selain itu, turut hadir Ketua Banggar DPR RI Aziz Syamsuddin dan Wakil Ketua Komisi VI Dito Ganinduto.

“Dengan demikian, para anggota parlemen melihat secara langsung kondisinya, sehingga tentunya akan sejalan dengan upaya pemerintah,” tuturnya. Kemenperin juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam pemulihan pascagempa dan tsunami di wilayah Sulteng dan sekitarnya

Berita Terkait

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Perkuat Identitas Sekolah, SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gandeng Konsultan Branding Sekolah Alumni Gontor.
Pantau KDKMP Grogol, Supian Suri Pastikan Program Kebutuhan Pokok Murah Berjalan
SMK Terpadu Al-Ikhwan Tasikmalaya Gelar Workshop Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Konsultan Sekolah Alumni Gontor.
SMP Mumtaza Islamic School Gelar Fieldtrip 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Terpadu Al Ikhwan Tasikmalaya Gandeng PRIMAGO Consulting dalam Pengembangan Sekolah
Mustika Ratu Perkuat Transformasi Bisnis, Dua Direksi Raih Penghargaan  CEO dan CFO Award 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Satgas Hijau GP Ansor Resmi Meluncur, Pesantren di Depok Siap Makin Asri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Lurah Mampang Minta 6 SPPG Segera Lengkapi Izin PBG

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Hari Santri Nasional 2026: Pesan Lurah Beji untuk Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Ratusan Santri di Depok Ikuti Apel HSN 2026 dengan Khidmat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:58 WIB

LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Pemkot Depok x Fasilkom UI: Kolaborasi Bangun Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Ratusan Santri Ikuti Kirab Santri 2026 di Depok, Tempuh Rute 1,3 Kilometer

Berita Terbaru

Lurah Mampang, Darmawansyah didampingi staf kelurahan menyerahkan surat imbauan pengurusan izin PBG kepada SPPG Mampang 2, pekan lalu. (Foto: dok. Kelurahan Mampang)

Berita Depok

Lurah Mampang Minta 6 SPPG Segera Lengkapi Izin PBG

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:04 WIB

Lurah Beji, Samsu Sadikin. (Foto: Dokumentasi Narasumber)

Berita Depok

Hari Santri Nasional 2026: Pesan Lurah Beji untuk Generasi Muda

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:59 WIB

Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 dipimpin oleh Wali Kota Depok, Supian Suri pada Kamis (22/10/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Ratusan Santri di Depok Ikuti Apel HSN 2026 dengan Khidmat

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:43 WIB