
SIARANDEPOK.COM – Berdasarkan Tracer Study 84 persen mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif atau Polimedia di Jakarta pada tahun 2026 telah bekerja, 8% berwirausaha, dan 2% melanjutkan pendidikan.
Direktur Polimedia Dwi Riyono mengatakan itu saat mengukuhkan 1.152 wisudawan jenjang Program Sarjana Terapan dan Diploma III Angkatan ke-16 Tahun 2026 di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).
Mengusung tema “Polimedia Satu, Kinerja Unggul untuk Bangsa” momentum wisuda ini menjadi awal perjalanan para wisudawan yang siap berkiprah dan berkontribusi nyata di bidang industri kreatif.
Wisuda dilaksanakan melalui prosesi upacara Sidang Terbuka Senat yang dipimpin oleh Ketua Senat Polimedia, Nurul Akmalia.
Ribuan mahasiswa secara resmi dikukuhkan sebagai wisudawan oleh Direktur Polimedia, Dwi Riyono, dan disahkan melalui Surat Keputusan Direktur tentang Penetapan Lulusan Politeknik Negeri Media Kreatif Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan Tahun 2026 yang dibacakan oleh Plt. Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerja Sama, Widi Sriyanto.
Direktur Polimedia Dwi Riyono,
berharap wisuda tahun ini tidak sekadar sebagai penanda keberhasilan akademik namun juga mencerminkan Polimedia dalam menyiapkan lulusan yang memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia kerja khususnya di industri kreatif.
“Wisuda menjadi momen awal perjalanan dan memberikan kontribusi nyata. Dengan bekal kreativitas, inovasi, kami meyakini lulusan Polimedia siap menjadi bagian dari penggerak industri kreatif untuk mewujudkan kinerja unggul bagi bangsa dan mampu menjawab tantangan zaman,”katanya.
Ia menambahkan, Indonesia saat ini memiliki peluang luar biasa dalam perkembangan ekonomi kreatif global mulai dari kekayaan budaya, sumber daya manusia, keragaman talenta, dan kekuatan di bidang seni, desain, musik, film, animasi, dan sub sektor lainya.
Pada tahun 2025, ekonomi kreatif di Indonesia menyerap 27,40 juta tenaga kerja dan cakupan ekonomi kreatif Indonesia diperluas dari 17 menjadi 21 sub sektor melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif tahun 2026 – 2045.
Adapun berdasarkan Tracer Study Polimedia tahun 2026, lanjut Direktur, capaian Polimedia yakni 84% lulusan telah bekerja, 8% berwirausaha, dan 2% melanjutkan pendidikan.
Persentase tersebut menjadi indikator yang cukup penting bahwa lulusan Polimedia memiliki keterkaitan dengan kebutuhan industri dengan rata-rata masa lulusan yakni 2,1 bulan.
Oleh karena itu, dari indikator persentase ini Polimedia turut berbangga lantaran sebanyak 84 persen lulusannya terserap di dunia industri, termasuk berwirausaha.
“Indonesia memiliki potensi besar. Kita memiliki generasi muda yang kreatif, kekayaan budaya yang luar biasa, sumber daya manusia yang terus berkembang, dan peluang ekonomi digital yang semakin terbuka,”katanya.
Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, jadilah generasi yang tidak takut terhadap perubahan. Jadilah generasi yang menguasai teknologi, memiliki kreativitas, memahami industri, berani berwirausaha, dan mampu bersaing di tingkat global.
Pada kesempatan yang sama,
Tahun ini, Polimedia menyematkan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari masing-masing 15 program studi.
Sementara itu, Ketua Senat Polimedia, Nurul Akmalia mengatakan, pelaksanaan wisuda ini merupakan perdana dilakukan untuk wisudawan Kampus Jakarta di tahun 2026.
Adapun pelaksanaan wisuda di kampus PSDKU Medan dan Makassar akan dilaksanakan di minggu depan.
Dia menambahkan, keseluruhan rangkaian pelaksanaan wisuda di Kampus PSDKU Medan ataupun Makassar hampir sama baik tema dan rangkaian acara.
Adapun pelaksanaan wisuda di Jakarta, Medan, dan Makassar menunjukkan bahwa Polimedia terus tumbuh sebagai institusi pendidikan vokasi yang memiliki jangkauan lebih luas.
Tahun ini, Polimedia menyematkan penghargaan kepada 15 wisudawan terbaik yang meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari masing-masing 15 program studi.
Di lokasi sama, Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Prof. Firdaus Ali memberikan ucapan selamat kepada seluruh peserta atas pelantikan dan pengukuhan sebagai wisudawan.
Dalam pidatonya, ia menyoroti berbagai tantangan kompleks yang dihadapi Jakarta mulai dari mobilitas, sampah, perubahan iklim, dan hingga kebutuhan pelayanan publik yang berkualitas.
“Kami berharap, para wisudawan Polimedia dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan lingkungan hidup khususnya di DKI Jakarta melalui gagasan inovasi dan program-program kewirausahaan,”katanya.
Dia menambahkan, Polimedia sebagai mitra strategis diharapkan melahirkan gagasan inovasi dan kewirausahaan, seperti halnya membantu UMKM, memperluas platform usaha hingga memaksimalkan media komunikasi.
Generasi muda perlu melihat masalah perkotaan bukan sebagai hambatan, namun menciptakan peluang melalui kreativitas.
“Pemerintah memiliki peran untuk membangun lingkungan yang mendukung tumbuhnya inovasi dan kewirausahaan, sementara perguruan tinggi berperan mengembangan kompetensi, riset terapan dan karya kreatif masyarakat,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, dalam orasi ilmiahnya Prof. Ahmad Najib Burhani mengatakan, ilmu pengetahuan yang dimiliki para wisudawan harus dijadikan kompas dalam memberikan dampak nyata kehidupan masyarakat.
Oleh karena itulah, tagline Diktisaintek Berdampak, memiliki filosofi yang kuat karena mengukur capaian dan keberhasilan bukan dari besarnya IPK, namun dari kebermanfaatan diri untuk masyarakat.
“Perubahan digital di bidang kreatif dan berbagai industri seperti musik ataupun gim bermunculan karena faktor perubahan digital ini,”katanya.
Dunia digital menjadi disorientating dilema yang mengubah perspektif kita tentang pendidikan dan kehidupan. Oleh karena itu, jadilah versi terbaik diri sendiri apa pun profesi yang kita lakukan ke depan.
Seperti diketahui, Politeknik Negeri Media Kreatif merupakan perguruan tinggi yang fokus pada industri kreatif.
Saat ini Polimedia terdapat 15 Program Studi baik jenjang D3 dan D4 di Kampus Jakarta, 4 Program Studi di PSDKU Medan, dan 4 Program Studi di PSDKU Makassar.
Tahun 2025, Polimedia juga resmi membuka Magister Terapan (S2) program studi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi.
Melalui 1.152 wisudawan yang dikukuhkan tahun ini, Polimedia berharap dapat menghasilkan karya melalui para talenta kreatif bagi kemajuan bangsa.














