
SIARANDEPOK.COM — Kasus gigi berlubang yang kerap dianggap sepele ternyata menyimpan ancaman kesehatan serius dan berpotensi berujung fatal jika diabaikan begitu saja. Berdasarkan laporan dari laman berita.depok.go.id, infeksi yang berasal dari kerusakan gigi dapat menyebar secara luas ke jaringan sekitar hingga mencapai area leher serta dada.
Kepala Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), Prof. Dr. drg. Lilies Dwi Sulistyani, Sp.B.M.Mf., Subsp.Tr.Mf.S.Tm., menjelaskan bahwa permasalahan ini umumnya berawal dari karies atau lubang kecil yang dibiarkan membesar. Tanpa tindakan medis yang tepat, infeksi tersebut dapat memperparah kondisi tubuh dan mengganggu saluran pernapasan.
Dalam acara penyuluhan yang diselenggarakan di RSUD Anugerah Sehat Afiat (ASA) Kota Depok, Prof. Lilies mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga muncul rasa nyeri hebat untuk pergi ke dokter gigi. Pemeriksaan berkala terbukti efektif dalam memutus rantai penjalaran bakteri sejak dini.
“Penyebabnya berasal awalnya biasanya dari karies, lubang gigi, yang makin lama makin besar. Akhirnya infeksi dari gigi itu menyebar ke jaringan sekitarnya. Apabila tidak ditangani, infeksi itu akan makin meluas, bisa turun ke daerah leher, bahkan ke daerah dada,” ujar Prof. Lilies.
Di sisi lain, Direktur RSUD ASA Kota Depok, Indriati, menegaskan bahwa pihaknya turut menggandeng kader PKK untuk mengoptimalkan sosialisasi kesehatan gigi kepada masyarakat luas. Langkah sinergis ini diharapkan mampu menekan angka kasus infeksi gigi secara signifikan di wilayah Depok.
Sebagai rangkaian HUT ke-4 RSUD ASA, instansi kesehatan tersebut juga akan memperluas edukasi mengenai pencegahan bibir sumbing pada pertengahan November mendatang. Program terpadu ini diyakini tidak hanya mengatasi kesehatan mulut, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menurunkan angka stunting.














