
SIARANDEPOK.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok mengumumkan bahwa proyek pelebaran Simpang Parung Bingung akan resmi dimulai pada pekan kedua Oktober 2026. Berdasarkan informasi dari situs resmi berita.depok.go.id, proyek penataan lalu lintas ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026.
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyampaikan bahwa pengerjaan proyek ini difokuskan pada penguatan fungsi jalan, pembangunan jembatan, serta penataan sistem drainase. Langkah strategis tersebut diambil guna memperlancar konektivitas dan meningkatkan mutu infrastruktur jalan bagi masyarakat.
Proyek pembangunan ini mencakup pembukaan jalur baru serta pembuatan dua jembatan yang melintasi Kali Pesanggrahan dan Kali Angsana. Karena pengerjaannya didominasi oleh pembukaan rute baru, DPUPR mengonfirmasi bahwa dampak langsung terhadap arus lalu lintas eksisting tergolong minim.
Kendati demikian, pihak DPUPR Depok menyadari adanya potensi kemacetan atau gangguan kelancaran arus lalu lintas pada jam-jam sibuk akibat aktivitas konstruksi. Oleh karena itu, langkah mitigasi tetap disiapkan agar mobilitas harian warga tidak terganggu secara signifikan.
Guna memastikan kelancaran pengerjaan di lapangan, DPUPR terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Yodi mengimbau masyarakat untuk memberikan doa, partisipasi, dan dukungan penuh demi kelancaran proyek demi kepentingan bersama.
Yodi juga menyampaikan permohonan maaf atas rasa tidak nyaman yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama masa pengerjaan berlangsung. Ia menegaskan bahwa proyek pembangunan ini diupayakan semata-mata untuk kenyamanan dan kebaikan infrastruktur masyarakat Kota Depok ke depan.














