
SIARANDEPOK.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, bersama tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok meninjau langsung Setu Pengarengan di Kecamatan Sukmajaya pada Selasa (29/9/2026) sore. Berdasarkan laporan dari portal resmi Pemerintah Kota Depok, peninjauan ini dilakukan untuk mempersiapkan pembangunan pompa air yang didanai melalui APBD Perubahan Kota Depok Tahun Anggaran 2026.
Langkah tersebut diambil guna menekan dan mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Sukmajaya dan Kecamatan Cimanggis. Penanganan secara menyeluruh dinilai sangat mendesak mengingat banyaknya kawasan permukiman warga yang terdampak oleh aliran air di dua kecamatan tersebut.
Sejumlah kawasan yang menjadi fokus perhatian di Kecamatan Sukmajaya di antaranya adalah Taman Duta dan Kompleks Mutiara Depok. Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Cimanggis mencakup pemukiman di RW 1-3 dan RW 15-16 Kelurahan Tugu, Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2, hingga RW 5 Perumahan Savana.
Yeti menjelaskan bahwa peningkatan debit air selama ini memicu genangan di wilayah hulunya, yakni Setu Pengarengan di Sukmajaya, hingga meluap ke kawasan hilir di Setu Pedongkelan, Cimanggis. Oleh karena itu, pembenahan tata kelola air dari hulu ke hilir harus dilakukan secara terintegrasi.
Keberadaan pompa air baru di Setu Pengarengan diharapkan dapat mengendalikan volume air secara efektif, khususnya saat curah hujan mulai meningkat tinggi. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengontrol limpasan air sehingga mampu meminimalkan potensi banjir di sepanjang jalur aliran sungai.
Yeti pun berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar sehingga infrastruktur pendukung ini siap beroperasi optimal. Dengan demikian, ketika memasuki puncaknya musim hujan pada Oktober dan November mendatang, pompa air tersebut sudah mampu mengurangi risiko genangan secara signifikan.














