
SIARANDEPOK.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berkomitmen memperkuat konektivitas serta kualitas layanan transportasi publik bagi warga. Langkah strategis ini bertepatan dengan momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 sebagai pendorong peningkatan kinerja dan tanggung jawab jajaran Dishub. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, menegaskan bahwa berbagai program transportasi yang sedang berjalan akan terus dilanjutkan dan dikembangkan sesuai perencanaan.
Fokus utama penguatan jaringan transportasi publik di Kota Depok mencakup pemanfaatan teknologi modern dalam pengawasan armada angkutan umum. Salah satu implementasi nyatanya adalah pengoperasian BISKITA Trans Depok yang mendapat stimulasi dukungan dari pemerintah pusat. Layanan angkutan massal ini mencatatkan performa memuaskan skala nasional dengan tingkat keterisian (load factor) penumpang mencapai 8.000 orang per hari.
Selain angkutan bus, Dishub Depok juga memfasilitasi ketersediaan bantuan becak listrik yang bersumber dari yayasan pendukung program Presiden RI. Dishub bertindak menyediakan area penampungan unit, sementara proses distribusi dilakukan sepenuhnya oleh pihak yayasan. Kendaraan ramah lingkungan ini ditujukan untuk mobilitas jarak pendek (first-last mile) di kawasan pemukiman warga, dengan pembatasan regulasi agar tidak beroperasi di jalan-jalan protokol.
Guna mengatasi permasalahan kemacetan akibat dampak pembangunan di wilayah Kecamatan Sawangan, Dishub Depok terus menempuh langkah taktis. Salah satu langkah solutif yang dijalankan adalah menjajaki kerja sama interkoneksi moda transportasi bersama Dishub DKI Jakarta. Rencana penambahan rute layanan Transjakarta ini dirancang untuk mengakomodasi tingginya pergerakan warga Depok yang bermobilitas menuju ibu kota.
Keputusan memperluas kerja sama rute bus antarwilayah tersebut didasari oleh analisis data pergerakan masyarakat. Menurut pantauan Dishub Kota Depok, sekitar 60 hingga 70 persen aktivitas perjalanan warga di jam sibuk pagi dan sore hari mengarah ke wilayah Jakarta. Kehadiran opsi armada Transjakarta tambahan diharapkan mampu memecah konsentrasi kepadatan lalu lintas dan mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Guna menjaga kelancaran lalu lintas secara menyeluruh, Dishub Depok rutin melakukan pengawasan serta penertiban operasional angkutan di lapangan setiap harinya. Petugas mengimbau para pengemudi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang secara disiplin pada tempatnya tanpa mengganggu pengguna jalan lain. Melalui momentum Harhubnas 2026, jajaran Dishub Kota Depok menegaskan kesiapannya untuk selalu hadir dan memberikan pelayanan transportasi terbaik bagi masyarakat.















